Sambas - Sebanyak 30 orang guru Agama Katolik dari jenjang pendidikan SD, SMP, SMA/SMK se-Kabupaten Sambas mengikuti Sosialisasi Kurikulum 2013 (K13) di Aula Kementerian Agama Kabupaten Sambas, pada hari Selasa (09/08).

Penyelenggara  Khatolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas Bartholomeus Arosi ketika mengatakan pemberlakuan Kurikulum 2013 pada semua jenjang pendidikan sejak tahun ini serta-merta mewajibkan semua guru termasuk guru agama katolik untuk memahami Kurikulum 2013 secara tepat dan komprehensif. Guru agama katolik harus tahu dan mampu bertindak secara profesional dalam menerapkan K13 di kelas. Guru agama mesti menjadi fasilitator, membantu para siswa dalam mencari tahu sendiri jawaban atas pertanyaan tertentu yang merupakan semangat dasar kurikulum 2013. Artinya yang aktif adalah siswa bukan guru

Beliau mengharapkan agar ke depan, berkenaan dengan sosialisasi Kurikulum 2013, Dinas PPO dan Kementerian Agama secara terus menerus menjalin kerjasama untuk meningkatkan pemahaman para guru agama atas Kurikulum 2013 yang bermuara pada peningkatan kwalitas pendidikan agama khususnya pendidikan agama katolik di wilayah Kabpaten Sambas

Guru-guru Pendidikan Agama Katolik yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru itu, mengakui, selama ini sosialisasi implementasi Kurikulum 2013 kepada mereka, masih sangat minim, sehingga hal itu akan menjadi kendala, bila pada awal Tahun Ajaran baru ini, kurikulum 2013 itu, mulai diberlakukan. Walaupun demikian, mereka tetap antusias dan berusaha untuk mengikuti sosialisasi dimaksud. (HNK Humas_Kemenag Sambas)

Berita: