Putussibau – Kapuas Hulu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas Hulu melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah mengadakan Sosialisasi Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 2020, Kamis (23/01/2020) di aula FKUB jalan Komyos Sudarso Putussibau yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupten Kapuas Hulu Syahrul, S.Ag, Kasi Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Khusus Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu Suhardiyanto, SKM, M.Si dan jamaah haji Kabupaten Kapuas Hulu yang akan berangkat di tahun 2020.

Kasi PHU H. Suryadi, S.Ag, MM mengatakan sosialisasi ini berkaitan dengan data estimasi jamaah haji tahun 2020 mengingat sesuai dengan amanat UU NO 8 Tahun 2019 bahwa pada tahun ini pemerintah akan memprioritaskan  lansia di tahap pertama dengan persentasi yang akan diatur melalui KMA serta berkaitan dengan kelengkapan dokumen jamaah haji yang harus dipersiapkan guna pembuatan paspor seperti KTP Elektronik, Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran. Untuk saat ini kita masih menunggu data nominatif yang dikeluarkan oleh bagian pendaftaran Siskohat Pusat Dirjen PHU, ujar H. Suryadi, S.Ag, MM.

Arahan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kapuas Hulu kepada jamaah haji, ibadah haji adalah panggilan dalam pelaksanaannya memerlukan mental, fisik dan kesabaran. Kementerian Agama berupaya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji yang terus dilakukan secara berkesinambungan seperti pelayanan, pembinaan dan perlindungan.

Kakan Kemenag berpesan kepada jamaah haji untuk terus melaksanakan bimbingan manasik haji dengan baik dan disiplin karena itu semua untuk kepentingan bagi jamaah haji , apalagi di tahun 2020 ini diharapkan jamaah haji dapat mengikuti bimbingan manasik haji sepanjang tahun di daerah masing - masing. Bimbingan manasik haji sepanjang tahun menurut Kakan Kemenag bertujuan agar para jamaah dapat memahami ilmu manasik haji sesuai syariat islam yang nantinya benar – benar bisa mandiri dalam arti tidak menggantungkan kepada jamaah lain yang pada akhirnya jamaah haji dapat meraih haji yang mabrur.

Kasi Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Khusus Suhardiyanto, SKM, M.Si juga mengatakan jamaah haji untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terutama enam bulan sebelum berangkat yang mana jamaah haji bisa paham tentang kesehatan dirinya terlebih cuaca di tanah suci berbeda dengan daerah kita. Beliau juga meminta kepada CJH mulai sekarang harus berolahraga, menjaga kesehatan karena yang mengetahui kondisi sehat atau tidak bukannya Dinas Kesehatan tetapi jamaah haji itu sendiri, ungkapnya.