Menjelang beberapa bulan pelaksanaan Ujian Nasional (UN), Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) dan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) serta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ajaran 2017/2018, Seksi Pendis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kayong Utara melaksanakan sosialisasi UAS, UN dan UAMBN tersebut. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud dari pelaksanaan program kerja dan anggaran yang dimiliki oleh Kantor Kementerian Agama KAb. Kayong Utara khususnya Seksi Pendidikan Islam.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Kayong Utara H. Ruslan, S. Ag., M. Ag, didampingi oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kamadi, S. Ag dan Kasi Pendis Yuslianto, S. Pd,I. Bertempat di Ruang Pertemuan Penginapan Anugerah Sukadana, kegiatan sosialisasi ini dilangsungkan. Adapun maksud dan tujuan kegiatan ini adalah agar terlaksananya sosialisasi  POS UASBN Tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA, terlaksananya sosialisasi POS UN Tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA  serta terlaksananya sosialisasi POS UAMBN tahun pelajaran 2017/2018. Peserta sosialisasi UAS, UN dan UAMBN ini berjumlah 30 orang yang terdiri dari 19 orang Kepala Madrasah dan 11 orang Guru baik dari madrasah negeri maupun madrasah swasta yang ada di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kayong Utara. Ketiga puluh orang peserta tersebut mewakili madrasah yang ada di wilayah kerja Kantor Kementerian Kabupaten Kayong Utara baik tingkat MI, MTs dan MA.

Sosialisasi ini langsung dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kayong Utara, H. Ruslan, S. Ag,MA. Dalam sambutannya, Ruslan menyampaikan bahwa pentingnya sosialisasi UAS, UN dan UAMBN tahun pelajaran 2017/2018 agar pihak madrasah baik itu Kepala Madrasah, Guru maupun murid dapat mempersiapkan diri sedini mungkin baik itu dari materi dan perangkat ujian dan soal ujian, maupun dari pribadi manusia itu sendiri.termasuk hal yang terburuk sekalipun.

Menurutnya, Kegiatan sosialisasi UAS, UN dan UAMBN tahun pelajaran 2017/2018 ini sebagai bahan evaluasi yang sangat tepat dan akurat bagi kemajuan madrasah menuju madrasah lebih baik lagi. Jangan sampai siswa tidak siap dalam mengikuti ujian apalagi sebagian besar pelaksanaan ujian sudah berstandar komputer, untuk itu penyelenggaraan UAS, UN dan UAMBN harus terkoneksi dan terkoordinasi dengan baik, perlu adanya kerjasama tim baik internal madrasah maupun antar madrasah yang ada di Kabupaten Kayong Utara sehingga jika ada masalah dapat diatasi bersama dan secepat mungkin dicarikan jalan keluar atau solusi penyelesaian masalah tersebut. Ruslan juga berharap kepada Yuslianto selaku Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabuapten Kayong Utara untuk dapat mengkoordinasikan semua tahapan demi tahapan kegiatan penyelenggaraan UAS, UN dan UAMBN sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Penyelenggaraan Ujian Akhir Sekolah, Ujian Nasional dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional tingkat MI, MTs dan MA tahun pelajaran 2017/2018.

Dalam akhir sambutannya, Ruslan mengingatkan kepada seluruh pesarta sosialisasi agar lebih meningkatkan peran Madrasah bagi pembangunan di Kabupaten Kayong Utara, karena madrasah yang bermanfaat harus mampu memperbaiki diri dengan meningkatkan prestasi dan akhlak yang mulia, madrasah juga harus mampu bersaing dalam penggunaan teknologi dan informasi serta prestasi belajar. Dan untuk mencapai semua itu, perlu adanya kerjasama yang baik yang dimiliki oleh madrasah baik dalam lingkungan madrasah itu sendiri maupun dengan stakeholders yang terkait dengan madrasah. Madrasah dan Kementerian Agama Kabupaten Kayong Utara harus bersinergis untuk menjadikan madrasah yang ada di Kabupaten Kayong Utara ini Madrasah yang Hebat dan Bermanfaat.

Berita: