Sintang -  Mendekati pelaksanaan Ujian Nasional (UN), Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN), Ujian Akhir Sekolah Bestandar Nasional (UASBN) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ajaran 2017/2018, melalui Seksi Pendidikan Madrasa Kantor Kemenag Kabupaten Sintang melaksanakan Sosialisasi Pelaksanaan UN, UAMBN UASBN UNBK tersebut.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Sintang H. Anuar Akhmad, S. Ag didampingi oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha H. Syamsul Bahri, S. IP dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H. Anang Nurkhalis, SE,. S. HI serta Kasi dan penyelenggara di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang yang dilaksanakan di Hotel Bagoes pada hari Selasa 27 Februari 2018. Yang diikuti oleh 33 KKM yang terdiri dari Kepala Sekolah MI, MTs dan MA Negeri maupun Swasta di Kabupaten Sintang.

Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Sintang H. Anuar Akhmad, S. Ag dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang dan seluruh panitia yang telah dapat melaksanakan kegiatan sosialisasi UN, UAMBN UASBN Tahun Pelajaran 2017/2018 karena ini sangat penting untuk dapat melihat dan memetakan kesiapan ujian di madrasah baik yang negeri maupun swasta, termasuk bagaimana kesiapan siswa, perangkat ujian dan soal termasuk hal yang terburuk sekalipun.  

"Jangan sampai siswa tidak siap dalam mengikuti ujian apalagi sebagian besar sudah berstandar komputer , untuk itu penyelenggaraan  UN, UAMBN UASBN harus terkoneksi dan terkoordinasi dengan baik , kerjasama tim harus dilaksanakan baik internal madrasah maupun antar madrasah yang ada di Kabupaten Sintang sehingga jika ada masalah dapat diatasi bersama, dan beliau berharap kepada Kasi Pendidikan madrasah untuk dapat mengkoordinasikan semua kegiatan dan tahapan – tahapan penyelenggaraan UN, UAMBN UASBN sesuai prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan UN TP 2017 2018,” jelas beliau

Sementara itu, H. Anang Nurkhalis, SE,. S. HI  dalam arahannya, menyatakan bahwa untuk seluruh kepala madrasah yang akan menggelar UN, UAMBN dan Ujian Madrasah tidak perlu terlalu khawatir akan gelaran kali ini. Yang terpenting adalah mari kita siapkan seluruh aspek yang berkaitan dengan UN, UAMBN tersebut. Apapun sistemnya bahwa madrasah selalu unggul, karena selama ini UN di madrasah tidak pernah ada masalah yang muncul. Oleh karena itu paradigma Ujian Nasional ini selalu mejadi polemik. Untuk menyikapi hal tersebut, pihak madrasah harus selalu istiqomah dan menyatukan komitmen untuk menyiapkan diri dalam menghadapinya. “Dengan diadakan sosialisasi ini diharapkan agar pelaksanaan UN, UAMBN dan Ujian Madrasah dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar sesuai dengan ketentuan yang ada," harap Anang.(akil)