Rabu, 29 Mei 2019, 14:47 safrudin

Madrasah Aliyah program keagamaan merupakan diversifikasi program dari Madrasah Aliyah yang mempersiapkan alumninya sebagai input bagi perguruan tinggi program studi keagamaan baik yang ada di dalam negeri ataupun perguruan tinggi yang ada di luar negeri. Ujar Syarifendi ketika memberikan materi sosialisasi Madrasah Aliyah Program Keagamaan di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang, 24 Mei 2019

Kepada Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama  Provinsi Kalimantan Barat tersebut menjelaskan tujuan dari MA Program keagamaan adalah untuk menghasilkan peserta didik yang kompeten dalam bidang keagamaan/tafaqquh fiddin, menghasilkan peserta didik yang kompeten dalam bidang kebahasaan asing minimal Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, dan menghasilkan peserta didik yang berkompeten dalam bidang wawasan dan khasanah keislaman. Sehingga output yang diharapkan dari siswa Madrasah Aliyah program keagamaan ini adalah menyiapkan kader ulama yang berwawasan keislaman, keindonesiaan dan kemoderenan.

Matan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang tersebut mengharapkan agar Kepala Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Ketapang untuk mempersiapkan diri untuk melaksanakan program keagamaan ini. Karena Madrasah Aliyah Program keagamaan dikembangkan secara terencana, menyuluruh dan berkelanjutan diharapkan akan menjadi solusi yang tepat untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang bermutu.

Ayah dari tiga orang anak yang gemar olah raga tersebut menekankan pentingnya Madrasah Aliyah program keagamaan lahir dalam kontek pendidikan Islam di Kabupaten Ketapang karena program ini diharapkan mampu mempersiapkan manusia unggul dalam arti menguasai keilmuan Islam yang mempuni, memiliki kecerdasan intelektual, emosional, spiritual dan sosial secara terpadu. Membuka akses yang lebih luas kepada masyarakat di Kabupaten Ketapang terhadap pendidikan Islam yang bermutu tinggi, yang dapat menampung dan mengembangkan potensi peserta didik secara optimal dan terpadu, sebagai kader ulama di masa mendatang. Mengembangkan lembaga pendidikan Islam yang dapat dijadikan model dan contoh bagi lembaga pendidikan Islam lainnya di Kabupaten Ketapang.

Alumni IAIN Pontianak tersebut juga menjelaskan bahwa ekspektasi masyarakat sangat besar akan lahirnya Madrasah Aliyah program keagamaan sehingga program ini dapat melahirkan kader kader ulama yang berwawasan keindonesiaan dan keislaman rahmatan lilalamin di Kabupaten Ketapang dan di Kalimantan Barat. (Saf)