Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya melalui Seksi Pendidikan Islam melaksanakan kegiatan Penguatan dan Sinkronisasi BOS, BOP dan PIP Madrasah Tahun 2018 di Restoran Beringin Pontianak, Rabu (2/3) jam sembilan pagi. Kasi Pendis H. Agus Safwan dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk membuat Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) setiap bantuan yang diberikan oleh pemerintah baik BOS, BOP maupun PIP. Semua ini harus bisa dibuktikan dengan data-data yang valid dan benar.  

Mari kita tunjukkan dengan sikap yang bermartabat, artinya LPJ buat sendiri. Maka dari itu kami menghadirkan narasumber yang mengaudit laporan-laporan LPJ yaitu dari kantor pajak dan BPKP Kalimantan Barat, jelasnya.

Sampaikan data yang valid maka BOS dan BOP tidak ada yang kurang lagi. Perbaiki data dan sesuaikan dengan anggaran, pintanya menutup.

Kepala Kantor Drs. H. Ja’far A dalam arahan dan sambutannya menyatakan bahwa tugas bapak/ibu adalah amanah untuk mendidik dan menumbuh kembangkan minat bakat anak didik. Salah satunya yaitu membangun manusia seutuhnya.

Lembaga pendidikan pada zaman now ini diharapkan turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan tidak boleh main-main. Tantangan kedepan semakin hebat terutama guru khususnya guru madrasah. Kita tetap komitmen dan maju, biar zaman yang membuktikan. Madrasah semakin hari semakin tegar. Bapak/ibu harus siap menghadapi tantangan ini, katanya tegas memberi motivasi.

Madrasah memiliki orientasi yang berbeda dengan sekolah umum, maka itu madrasah harus berpacu. Ini semua berkaitan dengan data, berikan data yang benar, pintanya.

BOS, BOP dan PIP ini dalam rangka wajib belajar sembilan tahun, agar yang tidak mampu di ringgankan bebannya, jelasnya.

Beliau juga menceritakan pengalaman turun lapangan melihat situasi dan kondisi madrasah dan Pontren yang ada di daerah terpencil dimana hanya bisa di jangkau oleh kendaraan air, katanya sedih.

Setiap bantuan pemerintah harus digunakan dengan sebaik-baiknya. Anggap kritik sebagai pemacu kita dalam bekerja, biar waktu yang membuktikan prestasi kita. Semua urusan madrasah jangan dipermudah dan wajib secepatnya. Madrasah adalah sistem pendidikan tertua negeri ini. Semua ada berkahnya. Semoga diberi kekuatan oleh Allah SWT dalam mengurus madrasah ini, ungkapnya.  

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim saya nyatakan kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Drs. H. Ja’far A.

Peserta kegiatan ini berjumlah 150 orang dari tingkat RA, MI, MTs dan MA se-Kabupaten Kubu Raya. (Bond/KKR)

Berita: