Ketua Darma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Ketapang, Hj. Rusnila Karim terlihat mendampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang dalam kegiatan Pengajian Bulanan yang diselenggarakan oleh MUI Kecamatan Sungai Melayu Rayak. Tabligh Akbar tersebut dilaksanakan pada hari minggu (20/08/2017) bertempat di Masjid Darur Rohman Desa Suka Mulya

Ribuan jamaah yang datang dari berbagai Desa di Sungai Melayu Rayak tampak memenuhi masjid, suasana terpantau sangat ramai sehingga halaman masjid penuh sesak oleh jamaah yang hadir.

Dalam kegiatan tersebut Hj. Rusnila tidak hanya mendapingi sang suami saja, tetapi juga memberikan tausiyah kepada para jamaah yang hadir, dalam tausiyahnya Hj. Rusnila menyampaikan pentingnya mendidikan generasi penerus.

“Bapak dan ibu jangan lupa untuk mempersiapkan generasi penerus kita yang akan datang, kita semua yang hadir dalam acara ini tentunya berkeinginan agar mempunyai generasi penerus yang beriman, bertaqwa, rajin beribadah serta berakhlakul karimah. Sehingga jika kita nanti meninggal anak-anak kita akan senantiasa mendoakan kita,”  tutur Hj. Rusnila Karim.

“Jika ingin generasi penerus kita beriman kepada Allah SWT. Maka bapak-ibu jangan ragu untuk memasukkan anak di pesantren dan madrasah karena pesantren dan madrasah akan mendidikan anak-anak kita supaya pintar pengetahuan agama sekaligus menguasai pengetahuan umum,” tambah Hj. Rusnila Karim yang juga merupakan guru Bahasa Arab di MAN Ketapang.

Senada dengan Hj. Rusnila Karim Kepala Kepala Kantor Kemenag Ketapang juga berpesan tentang pentingnya mendidikan anak secara islami. Karena dalam pendidikan Islam anak-anak kita diajari Al-Qur’an, cara membaca Al-Qur’an sekaligus menggali makna didalam Al-Qur’an. Kitab suci Al-Qur’an adalah sumber ilmu pengetahuan, oleh karena itu jika anak-anak kita mempelajari ilmu Al-Qur’an maka insya Allah akan diberikan kemudahan untuk mempelajari ilmu pengetahuan yang lain.

H. EKhsan juga berpesan supaya jangan takut merugi jika berjuang dijalan Allah. “Bapak dan  ibu datang jauh-jauh menghadiri pengajian ini, dengan mengorbankan waktu, tenaga dan biaya, jangan khawatir karena Allah menyampaikan dalam Al-Qur’an bahwa Barang siapa menolong agama Allah maka Allah akan akan menolong orang tersebut,” ujar H. Ekhsan.

“Mengadakan kegiatan yang melibatkan ribuan jamaah tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit. Tapi Alhamdulillah dengan pengorbanan para panitia kegiatan serta dengan bantuan semua pihak kegiatan pengajian bulanan yang diselenggaranakan oleh MUI Kecamatan Sungai Melayu Rayak ini dapat dilaksanakan rutin setiap bulan. Insya Allah pengorbanan para jamaah akan dicatat oleh Allah sebagai amal ibadah,” harap H. Ekhsan.

Dalam pengajian tersebut H. Ekhsan mengingatkan bahwa kemerdekaan yang sudah berhasil bangsa Indonesia raih adalah suatu nikmat yang harus kita syukuri bersama, kita harus ingat jasa para pahlawan pendahulu kita yang berjuang mengorbankan jiwa dan harta untuk merebut kemerdekaan.

Kepala Kantor  yang membidangi masalah keagamaan tersebut tak lupa berpesan kepada para jamaah tentang pentingnya berjuang untuk mengisi kemerdekaan. “Tugas kita sekarang ini tidaklah ringan, yaitu berjuang untuk mengisi kemerdekaan. Bapak dan ibu para hadirin jangan sampai lengah dengan keadaan saat ini yang sudah kita nikmati. Kita berkewajiban untuk mepersiapkan generasi penerus kita, anak dan cucu kita untuk menghadapi tantangan zaman kedepan yang semakin berat," pungkas H. EKhsan. (Safruddin_Ktp)

Berita: