Jum'at 22 Desember 2017, sejak pagi tampak para peserta lomba senam yang akan tampil pada perlombaan dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bakti Kementerian Agama yang ke -72 mulai berdatangan ke Aula Kankemenag Melawi.

Hari ini bertepatan dengan hari pelantikan Kakanwil Kemenag Prov. Kalbar oleh Menteri Agama dan peringatan Hari Ibu.

Kostum para peserta lomba berwarna warni. Tim dari Kankemenag menggunakan kostum berwarna orange, senada dengan tim dari Ibu Darma Wanita. Adapula yang memakai kostum berwarna biru toska dan hijau muda. Satu tim terdiri dari 5 orang. Mereka akan membawakan senam lima budaya kerja sesuai dengan tema yang telah ditetapkan. Peserta lomba senam terdiri dari 5 tim.  Masing - masing dari Ibu - Ibu Darma Wanita, dari Kankemenag, dan guru - guru madrasah di lingkungan Kankemenag Melawi.  

Adapun MTsN Nanga Pinoh mengirimkan utusan sebanyak 2 regu.Dengan menggunakan kostum berwarna hijau muda dengan atribut lengkap mulai dari topi selempang dan juga pin, para peserta terlihat sangat antusias mengikuti lomba ini.

Lomba dimulai, masing - masing tim tampil sesuai dengan nomor urut peserta. Selaku dewan juri diantaranya Sugiyanto, S. Sos dan Titik. Mereka menilai dengan seksama gerakan senam yang dilakukan oleh para peserta, mulai dari kekompakan tim, keserasian gerakan dan lain sebagainya. 

Tim senam MTsN Nanga Pinoh didampingi langsung oleh Kamad H. Sugeng, S.Ag tampil dengan percaya diri. Mengingat latihan yang telah cukup lama dilakukan disela-sela kegiatan di madrasah.  Intensitas berlatih yang cukup tinggi membuat tim MTsN Nanga Pinoh terlihat kompak dan hapal urutan gerakan senam kreasi 5 budaya kerja ini. 

Setelah semua peserta tampil acara ditutup dengan pelaksanaan senam bersama. Semua penonton dan peserta melakukan senam. Sesuai dengan semboyan Men Sana In Corpore Sano. Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Pemenang lomba akan diumumkan pada saat peringatan HAB pada 03 Januari 2018 mendatang. Semoga pelaksanaan lomba senam budaya kerja ini dapat menanamkan nilai - nilai luhur Kementerian Agama dan dapat mengimplementasikannya dalam unit kerja masing - masing. (okta)