Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), maka Biro Humas, Data dan Informasi Kemenag RI menyelenggarakan Bimbingan Teknis kepada pengelola Informasi dan Humas di lingkungan Kanwil Kemenag Kalbar, Senin (7/8/2017).

Tidak hanya itu sasaran kegiatan ini juga adalah pengelola Informasi dan Humas IAIN Pontianak dan Madrasah Aliyah di Kota Pontianak. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Subbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Kalbar Dra. Hj. Sangadah.

Dalam arahannya Hj. Sangadah menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan program Teknologi Informasi dan Komunikasi Kementerian Agama RI, serta mengoptimalkan penggunaan jaringan  VPN-IP di Wilyah Kalimantan Barat.

"Keberadaan Teknologi informasi dan komunikasi tentu sangat berpengarauh terhadap percepatan layanan kepada masyarakat, oleh karena itu, pemehaman tentang TIK sangat penting guna menunjang kinerja ASN Kemenag sehingga bisa mengefisienkan tenaga waktu dan Biaya," kata Sangadah saat memberikan sambutan.

Adapun narasumber Bimtek TIK ini adalah Kasubbag Pengelolaan Infrastruktur Teknologi Informasi Irfan Sembiring, ST, MTI, bersama Maya dari Biro Humas, Data dan Informasi Kemenag RI. Dalam paparannya Irfan menjelaskan bahwa saat ini kita tidak bisa lepas dari media Informasi, karena Informasi itu sendiri sudah menjadi kebutuhan.

“Mengingat pentingnya penguasaan TIK. Siapa yang menguasai teknologi dan media maka dialah yang menguasai dunia. Oleh karena itu menurutnya sebagai jajaran Kementerian Agama mau tidak mau kita wajib memanfaatkan pengelolaan teknologi sehingga kita tidak ketinggalan dalam mengakses informasi serta menyampaikan kepada masyarakat tentang apa saja tugas kemenag,” paparnya.

Selain menjelaskan tentang fungsi TIK Irfan Sembiring juga memaparkan tentang penggunaan jaringan  VPN-IP secara nasional. Sehingga beliau berharap agar jaringan Internet yang tersedia di Kementerian Agama benar-benar dipergunakan untuk memaksimalkan layanan kepada masyarakat bukan untuk kepentingan pribadi. (Ir-Inmas)

Berita: