Selain H. Muslimin, S.Ag, Kepala KUA di lingkungan Kota Pontianak yang juga dinyatakan lulus mengikuti proses seleksi akhir di tingkat kanwil dan akan menjadi petugas haji tahun 2017 adalah Masri, S.Ag, M.Si. Masri  merupakan pejabat Kepala KUA Kecamatan Pontianak Timur.

Saat ditemui dan dimintai keterangan di ruang tunggu Kantor Kemenag Kota Pontianak pada hari rabu (17/5), ba’da shalat ashar, terlihat biasa saja. Hal ini sedikit berbeda dengan Muslimin yang nampak semangat untuk mengemban tugas baru sebagai petugas pembimbing ibadah haji tahun 2017 dari Provinsi Kalimantan Barat.

Hal ini dikarenakan Masri belum tahu persis apa saja yang menjadi tugasnya nanti karena belum mengikuti kegiatan pembekalan yang akan dilaksanakan di embarkasi masing-masing. Jadi nampak kehati-hatiannya dalam merespon pertanyaan yang diajukan kontributor berita Website Kanwil Kemenag Prov. Kalbar. ”Nunggu pembekalan, saya belum tahu apa yang menjadi tugas ,” katanya ketika ditanya apa rencana atau langkah-langkah yang akan dikerjakan saat mengemban tugas ketua kloter setelah dinyatakan lulus menjadi Petugas Haji Tahun 2017 .

Menurut Masri setelah ia selesai mengikuti kegiatan pembekalan petugas haji, barulah ia bisa tahu apa saja tugas-tugasnya. Setelah itu barulah ia akan merencanakan langkah-langkah apa saja yang akan dikerjakan dalam rangka mengemban amanah sebagai ketua kloter. Berdasarkan jadwal diketahui bahwa kegiatan pembekalan bagi para peserta seleksi yang telah dinyatakan lulus sebagai petugas akan dilaksanakan pada bulan juni tahun 2017.

Sebelumnya pada beberapa hari lalu, saat ditemui di halaman Kantor Kemenag Kota Pontianak, nampak terlihat wajah bahagia dari penghulu ini ketika pertama kali telah mendapatkan informasi pengumuman lulus tes petugas haji . ” Alhamdulillah,” katanya . Pada kesempatan tersebut Masri mengungkapkan bahwa sebelumnya ia dan Muslimin juga pernah lulus di Tingkat Kota Pontianak pada saat itu hasil tes langsung di koreksi pimpinan tertinggi Itjen,yaitu Pak Yasin dan nama mereka dikirim ke kanwil untuk diusulkan mengikuti tes akhir. Namun karena belum diundang maka belum berangkat. "Kan ada dua, panggilan dan undangan," tuturnya merespon pertanyaan terkait kelulusanya dan mengenang masa lalu. (Gwn_Ptk).

Berita: