Kantor Kementerian Agama melalui Seksi Pendidikan Islam melaksanakan kegiatan Verifikasi dan Validasi Data Guru Penerima Insentif, Tunjangan Profesi Guru (TFG) dan Tunjangan Khusus Guru (TKG) di Pondok Pesantren Hidayatul Muslimin 2 Desa Mekar Baru Kecamatan Sungai Raya. Acara ini dimulai jam sembilan pagi, rabu(31/1). Kepala Kantor Drs. H. Ja’far A membuka acara ini secara resmi dengan tiga ketukan di mic. Peserta kegiatan ini 35 orang yang merupakan perwakilan guru tingkat MI, MTs dan MA.

Dalam sambutan sekaligus arahan Ja’far menyatakan bahwa guru itu harus ada sentuhan-sentuhan dalam proses mengajar. Mengapa? Karena TUHAN menciptakan manusia itu unik yaitu satu berbeda dengan yang lain. Maka dari itu jangan kecil hati dengan murid. Yang terpenting dalam proses belajar yaitu kualitasnya, ungkapnya.

Setiap murid harus memiliki manfaat positif bagi masyarakat dan lingkungan. Cari cara yang asyik dalam mengajar. Guru yang baik dapat mengarahkan muridnya melalui pendengaran. Akhlak mulia dimulai dari guru dulu. Mulia melaksanakan tugasnya dengan baik, tambahnya.

Guru itu pekerjaan yang khas. Bapak/ibu inilah yang menentukan kualitas dan arah madrasah. Guru tidak boleh tidak ada dalam suatu negara. Guru bekerja sebagai profesi dimana ada ciri khasnya, cara berpikir, bergaul dan berbicara. Guru itu tertata rapi tulisannya dan dimana saja harus banyak membaca dan terus belajar, katanya mengapresiasi.

Ini sekedar motivasi bagi kita semua. Pohon yang baik akarnya menancap kuat di bumi, tahan terpaan anggin dan berbuah setiap tahun, tambahnya menutup.

Selesai membuka Ja’far didampingi Kasi pendis Agus Safwan meninjau pembangunan enam lokal madrasah tiga tingkat dengan peruntukan kantor Tata Usaha, ruang komputer dan kelas sebagai persiapan UNBK. Bangunan ini merupakan swadaya dari lembaga. (Bond/KKR)

Berita: