SINGKAWANG. Yayasan Kesehatan Kanker Indonesia (YKKI) memberikan penyuluhan terkait masalah Kanker di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang pada Senin, 8 Oktober 2018. Didepan pegawai yang juga dihadiri oleh Kasubbag TU dan para Kasi/Penyelenggara Kantor Kemenag Kota Singkawang, Nurul Pratiwi Wahyuni, konsultan dari YKKI menyampaikan bahwa pada dasarnya setiap manusia mempunyai sel kanker. Sel kanker ini bisa aktif ketika sistem imun / kekebalan tubuh sudah melemah. Adapun faktor pemicu kanker adalah melalui keturunan atau genetik, bahan kimia/fisika, makanan dan minuman yang mengandung zat carsinogen, gaya hidup yang tidak sehat, cara pengolahan makanan dan melaui virus.

Pada kesempatan itu, ia juga menjelaskan berbagai macam kanker dan organ yang diserang oleh virus kanker tersebut serta gejala-gejala awal yang dapat memicu dan membuat kanker semakin ganas. Oleh karena itu, ia menyebutkan bahwa hadirnya YKKI ialah untuk mensosialisasikan cara pencegahan kanker sehingga dapat mengurangi jumlah penderita serta dengan melakukan pencerdasan tentang kanker ke masyarakat. “YKKI mengajak semua elemen masyarakat untuk melakukan pencegahan, baik secara medis dan pola hidup yang sehat,” tuturnya.

Oleh karena itu, melalui sosialisasi dan penyuluhan kanker ini, ia berharap tingkat kesadaran masyarakat tentang kesehatan semakin meningkat. “Dan salah satu tugas YKKI ialah manumbuhkan rasa mau untuk melakukan pencegahan kepada masyarakat. Hal ini didukung oleh kondisi alam Indonesia yang subur, dimana banyak tumbuh tanaman anti kanker seperti sirsak, mengkudu, buah mahkota dewa, benalu teh, benalu kopi, manggis, temu putih dan banyak lagi yang lainnya. Sehingga masyarakat Indonesia sangat mudah untuk melakukan pencegahan. Hanya kemauan saja yang kurang,” ujarnya.(Jk/Skw)

Berita: