“Jomblo...”. Tentu kita tidak asing dengan kata jomblo yaitu pria maupun wanita yang belum menikah. Sebenarnya tidak ada yang aneh dengan status jomblo. Mungkin ada sebagian jomblo yang berharap agar Ramadhan kali ini adalah Ramadhan terakhir mereka menjomblo.

Kita tidak akan berbicara tentang bagaimana mengakhiri status jomblo. Kita akan lebih fokus pada bagaimana menjadi jomblo yang berkualitas apalagi pada saat Ramadhan, bulan yang dijanjikan dilipatgandakan pahala dari amal kebaikan.

Berbeda dengan pria atau wanita yang sudah menikah terutama wanita, mereka memiliki waktu yang lebih terbatas dibanding para wanita jomblo. Ketika sudah menikah apalagi sudah menjadi ibu dengan 5 anak, waktu mereka terporsir oleh kesibukan dalam rumah tangga: menjaga dan mengurus anak-anak, memasak, melayani suami dan lain-lain. Berbeda dengan jomblo yang memiliki waktu lebih longgar dibanding wanita yang sudah menikah.

Kelebihan ini lah yang hendaknya dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh oleh para wanita jomblo khususnya agar mereka bisa menjadi jomblo yang berkualitas. Berikut adalah kegiatan yang dapat para jomblo lakukan agar waktu yang mereka miliki tidak sia-sia:

Pertama: Lebih aktif hadir di majelis taklim karena para jomblo lebih mudah kesana kemari tanpa sibuk dengan anak-anak yang mengikuti. Dengar dan catatlah apa yang disampaikan di majelis ilmu tersebut karena kalau sudah memiliki anak, anda sulit untuk konsentrasi maupun mencatat karena anak-anak kalian juga akan meminta perhatian lebih saat kalian mendengar kajian ilmu. Bahkan boleh jadi catatan anda akan menjadi buku bergambar oleh tangan-tangan mungil anak-anak anda.

Kedua: Khatamkanlah alqur’an sesering mungkin karena kalau kalian sudah mempunyai anak-anak, boleh jadi bacaan alqur’an anda akan sering dijeda oleh iklan: anak-anak minta ini, anak-anak berebut itu, anak-anak minta dibuatkan susu, anak-anak minta digaruk, anak-anak menangis karena tidak bisa masang kancing baju dan lain-lain.

Ketiga: Kerjakan ibadah sebanyak-banyaknya, mulai dari sholat wajib sampai yang sunnah-sunnahnya karena jika sudah punya anak, boleh jadi sholat anda akan berkurang waktu dan kekhusyu’annya karena baru saja selesai salam anak anda sudah naik ke punggung untuk main kuda-kudaan, anak ingin tidur di ayunan yang boleh jadi menyebabkan anda ketiduran di bawah ayunan sebelum selesai mengerjakan sunnah witir.

Keempat: Berpuasa full kecuali saat “bulan” anda datang setiap bulan karena jika sudah memiliki anak, boleh jadi anda sebulan tidak berpuasa karena nifas atau anda terpaksa berbuka karena anda tidak kuat berpuasa akibat bayi anda yang full ASI menyedot energi pada tubuh anda.

Kelima: Bagi jomblo pria, lakukanlah i’tikaf karena kalau sudah menjadi ayah, mungkin anda tidak bisa i’tikaf full lagi. Kenapa ? Karena jika ketiga anakmu demam, istrimu boleh jadi akan minta bantuanmu untuk mengurus anak-anak yang ekstra rewel apalagi di rumahmu tidak ada pembantu, tidak ada ayah dan ibu sementara anak-anakmu baru berumur 4 tahun, 2 tahun dan 2 bulan.

Intinya,,,apapun statusmu sekarang, terutama para jomblo, syukuri dan nikmatilah, manfaatkan sebaik mungkin sambil berdoa dan berusaha dengan cara yang syar’i untuk merubah status anda pada Ramadhan tahun depan karena suatu saat,,,anda akan merindukan masa-masa anda menjomblo.

Masa jomblo anda akan terasa berharga dan akan anda rindukan jika sudah pergi berlalu. Jangan sampai masa jomblo anda Cuma menjadi debu yang tidak berharga dan menyisakan pilu. Jadi,,,manfaatkanlah waktu jomblo anda dalam hal kebaikan semaksimal mungkin wahai para jomblo agar anda menjadi jomblo yang berkualitas.

*Penulis adalah penyuluh agama islam Kementerian Agama Kota Singkawang

Penulis Opini: 
Herlin