Rabu, 3 April 2013, 10:16 –
Pembukaan STQ XXII Prov. Kalbar di Putussibau

Pelaksanaan STQ XXII Provinsi Kalimantan Barat tahun 2013, telah dibuka, seluruh Kafilah hadir pada acara tesebut dan siap berkompetisi dalan event tahunan tersebut, demikian pula Dewan Hakim telah siap untuk memberikan penilaian kepada masing-masing cabang yang diperlombakan. Pembukaan STQ dilaksanakan pada tanggal 31 Maret 2013 di terminal Kedamin, Jln Lintas selatan Kedamin Hilir, Kecamatan Putussibau selatan. Ribuan Penonton ikut meramaikan acara tersebut. STQ XXII Provinsi Kalimantan Barat tahun 2013 dibuka secara resmi oleh Sekda Kalimantan Barat, Dalam sambutannya beliau menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kalimantan Barat khususnya Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu ungkapan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasinya dalam mensukseskan pelaksanaan STQ XXII Provinsi Kalimantan Barat tahun 2013 di uncak Kapuas Kabupaten Kapuas Hulu dan beliau berharap kegiatan ini menambah kecintaan kita kepada Ayat suci Al-qur’an dan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Sehingga hal tersebut menjadi pilar yang kokoh dalam melanjutkan pembangunan daerah Kalimantan Barat.Sekda Kalbar juga menambahkan “Kita ingin memperkokoh nilai investasi itu sebagai landasan dalam mewujudkan daerah kita sebagai model dari semangat toleransi dalam kalangan umat beragama diindonesia”. “Saya mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam pembinaan spiritual dalam rangka menciptakan suasana kondusif di Kalimantan Barat. Pendekatan spiritual merupakan salah satu cara meredam konflik antar kelompaok Kalimantan Barat. Dalam Pembangunan suatu daerah salah satu faktor penunjangnya adalah terjaganya stabilitas keamanan dan kuatnya persatuan antar warga. Sementara akhir-akhir ini sering terjadi konflik horizontal diberbagai daerah hal itu disikapi bijaksana dan bertindak dengan mengutamakan pendekatan agama. Bahwa perwujudan sentral keamanan adalah bersumber dari mental dan spiritual masyarakat” tambah beliau.Sebelum menutup sambutan ada tiga hal yang disampaikan oleh Sekda Kalbar. Pertama, Penyelenggaraan STQ XXII Provinsi Kalimantan Barat ini tidak dianggap hanya sebagai kegiatan rutinitas belaka namun juga mapu menjadi wadah pembelajaran dan pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam kehidupan sehari-hari serta dapat dijadikan sebagai motifasi bersama dalam menjunjung tinggi nilai kerukunan umat beragama guna mewujudkan masyarakat Kalimantan Barat beriman, sehat, cerdas aman dan berbudaya sejahtera.Kedua,Kepada seluruh peserta STQ XXII Provinsi Kalimantan Barat hendaknya momen ini dijadikan sebagai ajang kompetisi yang positif dan dapat membentuk keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan yang Maha Esa serta dapat membangun persaudaraan dngan sesama.Ketiga, Kepada seluruh masyarakat di Kapuas Hulu sekali lagi saya mengucapkan ribuan terimakasih. Jadilah Tuan Rumah yang baik, ramah dan santun. Ciptakanlah suasana yang kondusif agar STQ XXII Provinsi Kalimantan Barat di Putussibau ini akan dikenang dihati seluruh peserta sebagai STQ yang berkualitas dan dapat dijadikan sebagai acuan untuk pelaksanaan STQ pada masa yang akan datang.Pada Acara pembukaan STQ XXII Provinsi Kalimantan Barat dihadiri pula oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimanta Barat, H.M Husain D Mahmud. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa STQ merupakan suatu event yang diselenggarakan diantara MTQ, tujuan STQ adalah untuk mengukir prestasi dalam bidang seni baca dan pemahaman terhadap isi Kandungan Alqur’an serta merupakan media seleksi dalam menyaring duta terbaik Kalbar sebagai persiapan menghadapi STQ XXII tingkat nasional di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada bulan juni 2013 mendatang.Untuk itu Ka.Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat mengharapkan pada STQ XXII tingkat Nasional Nanti Kejayaan Provinsi Kalimantan Barat kembali meraih dan mengukir prestasi.Husain menambahkan tujuan STQ sebagai ajang kompetisi positif dalam bidang seni baca Al-qur’an , dapat di jadikan cerminan dari kesadaran kita dalam merealisasikan nilai-nilai keagamaan, selain itu juga untuk menjalin persatuan dan kesatuan antar sesama umat muslim dan memperkuat rasa persaudaraan . Kita ingin mewujudkan kehidupan umat beragama dan masyarakat yang di topang oleh nilai-nilai agamis utamanya nilai-nilai kesolehan sosial, solidaritas dan toleransi.

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.081545 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 744552
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.