Selasa, 2 Juli 2013 –
Upacara Peringatan Hari Berkabung Daerah Kalbar 2013

Pada hari Senin, 1 Juli 2013, Kanwil Kementerian Agama Prov.Kalimantan Barat melakukan Upacara Peringatan Hari Berkabung Daerah Kalimantan Barat Tahun 2013. Upacara yang dirangkai dengan apel pagi dan pembinaan setiap senin ini, dipimpin langsung oleh Ka.Kanwil Kementerian Agama Prov.Kalbar, H.M.Husain D.Mahmud. Diikuti oleh seluruh pegawai dan beberapa pejabat Eselon III yang hadir.Upacara Hari Berkabung ini sebagai pelaksanaaan Peraturan Daerah Kalimantan Barat Nomor 5 Tahun 2007 dan Peraturan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 3 Tahun 2011. Sebagai instansi vertikal yang berada di Provinsi Kalimantan Barat,maka wajiblah Kanwil Kementerian Agama Prov.Kalbar melaksanakan hal serupa. Sejarah mencatat betapa kejam dan bengisnya penjajahan Jepang di bumi nusantara ini, tidak terkecuali di Provinsi Kalimantan Barat, sebagaimana yang diketahui dalam kurun tahun 1942 – 1944, tidak kurun 21.037 jiwa menjadi korban kebiadaban pasukan negeri matahari terbit. Sebagaimana yang dilansir oleh surat kabar “ Borneo Shinbun “ yang terbit 1 juli 1944. Mereka mencatat sendiri jumlah korban yang telah dibunuh, belum lagi yang tidak tercatat atau tidak pernah dipublikasikan. Para korban tersebut adalah tokoh masyarakat dari berbagai etnis, tokoh tokoh agama, penembahan dan sultan dari berbagai kerajaan yang ada di Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat ini.Mereka yang telah menjadi korban pembunuhan prajurit Jepang adalah para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia yang mempertaruhkan segenap jiwa dan raga dalam merebut kemerdekaan dari cengkraman fasisme bangsa Jepang. Mereka adalah para pahlawan yang tidak pernah meminta imbalan dan balas jasa atas pengorbanan mereka, tapi yang mereka harapkan adalah bagaimana para generasi penerus setelah mereka dapat mengisi kemerdekaan ini dengan pembangunan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia umumnya dan Kalimantan Barat pada khususnya.Salah satu bentuk penghargaan yang bisa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berikan terhadap para pejuang dan korban penjajahan Jepang di Bumi Khatulistiwa ini adalah dengan didirikan nya Makam Juang Mandor di Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat, sebagai situs sejarah dan kenangan terhadap keberadaan para Pahlawan Provinsi Kalimantan Barat yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Republik Indonesia seperti yang kita nikmati sekarang ini. Selain itu dengan dikeluarkannya Peraturan Daerah Kalimantan Barat Nomor 5 Tahun 2007 dan Peraturan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 3 Tahun 2011 tentang Hari Berkabung Daerah Kalimantan Barat, akan menjadikan tanggal 28 Juni di setiap tahunnya menjadi hari yang bersejarah bagi seluruh elemen masyarakat terhadap perjuangan dari Pahlawan di Provinsi Kalimantan Barat.Ka.Kanwil berharap agar nilai nilai kepahlawanan dapat diteladani para pegawai dilingkungan Kanwil Kementerian Agama Prov.Kalbar yang bekerja dengan semangat dan menjiwai motto ikhlas beramal. Usai menyampaikan sambutan, dilakukan pembacaan doa oleh Abdul Syakur, S.Ag dan ditutup penghormatan umum kepada pembina upacara oleh H.Joko Winardi,M.Pd selaku komandan upacara.

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.049382 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.4
Jumlah pengunjung: 709851
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.