Rabu, 17 Juli 2013, 10:10 –
Safari Ramadhan di Kota Singkawang

Singkawang (16/07) – Safari Ramadhan kedua bersama Pemerintah Provinsi Kalimatan Barat, Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Kalbar yang diwakili oleh Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Drs.H.M.Yunus HS bersama rombongan hadir di Pendopo Kota Singkawang bersama Sekretaris Daerah Prov. Kalbar, Drs.M.Zeet Hamdy Assovie, MTM yang mewakili Gubernur Kalimantan Barat. Acara ini dirangkai dengan acara Pelepasan Tim Safari Ramadhan kota Singkawang Tahun 2013 yang akan terjun langsung ke berbagai kecamatan di Kota Singkawang. Selaku tuan rumah yang baik, Walikota Singkawang, Drs. H.Awang Ishak, M.Si menyambut para tamu yang datang dengan ramah.Dalam sambutannya, awang mengajak para hadirin yang terdiri dari para SKPD, para tokoh agama dan tokoh masyarakat di kota singkawang untuk menjaga perdamaian di Kota Singkawang. “Ciptakan kondisi yang kondusif, jangan sampai ada perselisihan terutama dibulan suci Ramadhan, bulan yang penuh barokah ini”, ucapnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dari Instansi Pemerintah Pemrov. Kalbar dan tak ketinggalan bantuan dari Kanwil Kementerian Agama Prov. Kalbar. Bantuan yang diberikan antara lain : Penyerahan bantuan kepada masjid Baitul Huda Singkawang, Bantuan 10 buah Sajadah Gulung, Alat pengeras suara, Alat Qasidah, Mukena, 200 buah Al-Qur’an dan 300 buah buku Iqra’. Penyerahan bantuan dilakuan oleh Sekretaris Daerah Prov. Kalbar yang secara simbolis diterima oleh Walikota Singkawang. Sekretaris Daerah Prov. Kalbar, Drs.M.Zeet Hamdy Assovie, MTM mewakili Gubernur Kalbar saat memberikan sambutannya mengatakan keprihatinannya dengan naiknya beberapa harga barang yang bisa dinilai tidak wajar menjelang bulan puasa ini. Karena itu M. Zeet kemudian mengajak para warga khususnya di Kota Singkawang untuk dapat memenuhi kebutuhan rutin dengan memproduksi sendiri. Seperti memanfaatkan lingkungan sekitar rumah dengan menanam tanaman seperti cabe, Tomat, berbagai jenis sayuran, dll. “Dengan adanya pemenuhan kebutuhan sehari-hari dari kebun sendiri, diharapkan kita sebagai warga Kalimantan Barat tidak tergantung dengan orang lain maupun negara lain” jelasnya. Karena saat ini, mulai dari daging Sapi, gula, kedelai sampai beras, indonesia mulai mengimpor dari negara lain. “Bayangkan jika terjadi perang, dan negara tersebut tidak dapat mengimpor lagi. Tentu saja akan terjadi kekurangan pangan secara massal”, pungkasnya. Hadir sebagai penceramah, Abdul Mukti MA sebagai pemberi Tausiyah kepada para hadirin. Abdul mengatakan bahwa beruntunglah orang yang senang dengan kehadiran bulan puasa karena hal itu membuktikan adanya getaran-getaran keimanan dalam diri seseorang. Kemudian Abdul menjelaskan cara menghidupkan iman yaitu dengan cara ilmu, dan begitu juga ilmu, harus dihidupkan dengan amal. Lebih lanjut dalam tausiyahnya Abdul menjelaskan bahwa manusia merupakan sosok khalifah dimuka bumi. Dan Tugas utama seorang khalifah adalah untuk memakmurkan bumi dan jangan sampai lalai akan tugas tersebut. “Orang baik saja belum cukup. Tetapi yang diperlukan adalah orang baik yang menebar kebaikan”, urainya. Acara ditutup dengan bersama-sama membaca doa berbuka puasa dan dilanjutkan dengan sholat Maghrib secara berjamaah. (Humas)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.097268 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 743348
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.