Sebanyak enam belas Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak pada hari jum’at (8/1/2021),terlihat sibuk melakukan registrasi via online ke website E-Jafung dengan alamat https://e-jafung.kemenkeu.go.id/login. Pendaftaran melalui jaringan internet tersebut adalah dalam rangka mengikuti proses Seleksi Penyesuaian/Inpassing Jabatan Fungsional Pranata Keuangan APBN dan Analis Pengelola Keuangan APBN yang prosesnya via daring. A

gar pendaftaran tersebut tertib maka dalam prosesnya harus dibantu oleh seorang admin . Berdasarkan keputusan Kepala Kemenag Kota Pontianak maka ditunjuklah Tris Hadianto sebagai admin dalam proses pendaftaran para PNS Kemenag Kota Pontianak yang akan mengikuti proses Seleksi Penyesuaian/Inpassing Jabatan Fungsional tersebut. Adapun data-data yang harus disiapkan oleh calon pendaftar dianataranya berupa NIP dan KTP.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Tris Hadianto, dikatahui bahwa ada sebanyak enam belas pegawai yang sudah mendaftarkan diri . Enam belas orang tersebut berasal dari 4 Satker lingkungan Kemenag Kota Pontianak, yakni Satker 418672 sebanyak 4 orang , Satker 418674 sejumlah 5 orang , satker 418675 berjumlah 4 orang, PHU sebanyak 3 orang. 16 PNS tersebut terdiri dari Hamzah, Ina Skolastika, Maria Oktavia Panggilingan,SE, Fitriana Irfantini,S.Sos, Triyogi, Mirna Rubina, SH, Eka Wahyuni ,S.HI, Muslimah,SH, Melati, Tri Nurfawanti, Jakariansyah, Julia, Nurwanto, Fitri,S.HI, Abdul Rofik,S.HI  dan Tris Hadianto.

Semua PNS yang mendaftar tersebut merupakan para pegawai yang pekerjaan dan tugasnya sehari-hari berhubungan  dengan pengelolaan keuangan yang berkaitan dengan APBN, yang meliputi operator aplikasi Gaji Pokok Pegawai, ,pengelola belanja tunjangan kinerja,  operator aplikasi SPM, SAIBA ,SAS, SIMAK-BMN, SIMAN dan lainnya. Berdasarkan pengamatan terlihat para calon peserta seleksi tersebut sangat antusias untuk mengikuti bagian dari proses seleksi Penyesuaian/Inpassing Jabatan Fungsional Pranata Keuangan APBN dan Analis Pengelola Keuangan APBN di awal tahun 2021 ini. (Gwn_Ptk).