Kemenag@Kalbar. Menyikapi dampak darurat Covid-19, Penyelenggaran Ibadah Haji Indonesia menunggu Keputusan Menteri Agama RI. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kakanwil Kemenag Kalbar Drs. H. Ridwansyah, M.Si saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat, Selasa, 6/4/2020.

“Dampak kesehatan, Ekonomi dan sosial akibat darurat Covid-19 tentu akan mempengaruhi kebijakan pelaksanaan Ibadah haji tahun ini, oleh karena itu Menteri Agama menyiapkan dua Opsi yang saat ini ditawarkan yaitu Kemungkinan berangkat dan Kemungkinan ditunda” jelas Ridwansyah.  

Oleh karena itu Ridwansyah menegaskan bahwa penetapan Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun ini tetap menunggu kebijakan Menag selanjutnya. “Maka kita didaerah tatap mempersiapkan secara teknis seperti penetapan Kuota Haji, Penetapan petugas dan penetapan pelunasan BPIH serta hal-hal lain terus disiapkan termasuklah paspor Jamaah Calon Haji” imbuhnya.

Selanjutnya Ridwansyah berharap mudah-mudahan ketika ada penetapan pelaksanaan musim haji berjalan sebagaimana yang telah dijadwalkan berangkat maka secara teknis semuanya sudah siap. Demikian pula jika terjadi hal darurat dan tertunda kita juga telah mempersiapkan rencana berikutnya.

“Inilah upaya yang sudah kita lakukan, mudah-mudahan atas do’a dan dukungan dari semua pihak, Allah SWT memberikan kesempatan kepada seluruh Umat Islam untuk melaksanakan Ibadah Haji Tahun ini” pungkasnya. (Ir).