SINGKAWANG. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang Drs.H.Jawani meminta setiap satuan pendidikan yang berada di bawah naungan Kementerian Agama untuk melakukan pemutakhiran data EMIS.

Pernyataan ini dikemukakan Jawani ketika membuka kegiatan Sinkronisasi, Validasi dan Verifikasi Data EMIS PAIS Kota Singkawang yang dilaksanakan pada Rabu (19/11) di Aula KanKemenag Kota Singkawang. Disebutkan Jawani bahwa EMIS sebagai pusat pendataan pendidikan Islam satu pintu sangat berperan dalam menunjang proses perencanaan dan pengambilan kebijakan program pendidikan Islam.

Pemutakhiran data EMIS tidak hanya dilakukan di satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama RI namun juga dilakukan bagi tenaga pendidik atau guru pendidikan agama Islam di sekolah yang pembinaannya dilakukan Kementerian Agama, ungkapnya.

Ditempat yang sama Kasi Pendidikan Islam KanKemenag Kota Singkawang H. Azhari, S.Ag, M.Si mengungkapkan bahwa data EMIS menjadi sumber utama referensi data di lingkup Ditjen Pendidikan Islam, baik di pusat maupun daerah.

Untuk itu kata Azhari data EMIS harus lengkap,akurat dan tepat waktu. Data EMIS akan digunakan untuk kepentingan berbagai keperluan, terutama untuk mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan di bidang pendidikan Islam, tuturnya.

Untuk itu Azhari menghimbau kepada guru agama Islam pada sekolah di Kota Singkawang untuk dapat mengisi data EMIS yang setiap semester diberikan. Kepada pengurus FKG PAI, KKG PAI, MGMP PAI SMP, SMA dan SMK Kota Singkawang Azhari meminta untuk selalu melakukan updating data dengan akurat, sehingga data EMIS yang didapatkan memang benar adanya.

Hal ini harus selalu disosilaisasikan dengan anggotanya masing-masing. Dalam kegiatan Sinkronisasi, Validasi, dan Verifikasi Data EMIS PAIS Kota Singkawang diikuti 20 orang peserta yang terdiri dari pengawas PAI, pengurus FKG PAI TK, KKG PAI SD, dan MGMP PAI SMP, SMA dan SMK Kota Singkawang. Sehari sebelumnya juga dilaksanakan kegiatan yang sama untuk pondok pesantren, TPQ dan Madrasah Diniyah. (Miftah)