Hujan mengguyur kota pontianak ,tiada menyurutkan langkah Dra.Hj.Sangadah (kasubbag informasi dan humas kemenag Kal-Bar ) untuk melakukan tugas kehumasannya menyampaikan pesan-pesan pembangunan, terutama membangun mental spiritual senada dengan harapan presiden RI revolusi mental. Di dampingi Hj. Siti Masyamah,Sangadah berangkat menuju kabupaten Sekadau, dengan mengendarai bus perjalanan di tempuh dalam waktu 9 jam 15 menit Pukul 19.00 wib kendaraan bergerak tiba di Sekadau pukul 03.15 menit tiba di hotel Multi Baru pada minggu pagi (04/01).

Setelah istirahat sejenak dan sarapan pagi Sangadah bersama rombongan menuju desa Segori, dimana masyarakat di sana telah berkumpul memenuhi tenda yang di bangun panitia untuk menampung jamaah. Hadir tokoh agama,tokoh masyarakat dan mayarakat desa Empring, desa kayu Lapis, desa gurun Empadik dan masyarakat segori . Perjalanan dari kota Sekadau menuju lokasi di tempuh dalam waktu 1 jam 10 menit.

Mengawali pidatonya Sangadah menyampaikan rasa syukur yang dalam kehadirat Allah karena desa Segori yang sudah di datangi sebanyak 4 kali kini semakin maju dalam pembangunan ekonomi terbukti sudah ada yang bisa menunaikan rukun islam ke lima menunaikan ibadah haji ke baitulloh, demikian juga ketua panitianya bapak Imam fauzi Insya Allah akan berangkat menunaikan ibadah haji bersama istri pada tahun 2018 sesuai dengan porsinya. Demikian juga kendaraan mobil dan motor yang parkir begitu banyak ini menandakan bahwa secara ekonomi masyarakat sudah semakin baik.

Namun demikian kemajuan ekonomi tidak akan membawa manfaat apapun jika tidak di barengi dengan kemajuan pembangunan mental spiritual. Maka masyarakat sadar betul bahwa hidup harus seimbang antara dunia dan akherat,wujud keseimbangan itu adalah di bangu dan diresmikannya rumah Allah yang di beri nama Al-Ikhlas sebagai sarana ibadah, sarana majlis ilmu, sarana silaturrahim bahkan menjadi sarana musyawarah untuk membicarakan kemaslahatan ummat.

Rosululloh sollallohualaihi wasallam menekankan kepada ummat Nya, bahwa sebaik baik kampung dimana di situ ada masjid, sebaik baik rumah disitu ada tempat sujud. Maka ketika nabi hijrah yang pertama kali di bangun adalah rumah Allah baru kemudian beliau membangun rumah untuk keluarganya yang baiti jannati. Tentang keutamaan orang yang membangun rumah Allah nabi bersabda man bana lillahi masjidan banallohu baitan fil jannah ( siapa orangnya yangmau membangun rumah Allah di dunia maka Allah akan bangunkan rimah yang megah di dalam syurga) .

Semoga hadirnya rumah Allah ini akan menjadi turunya berkah rahmah dari Allah, makmurnya rumah Allah akan mengangkat haibah kehebatan ummat Islam dan terbinanya akhlakul karimah, sehingga tercipta generasi qurani yang memiliki mental yang tangguh, jasmani ruhani sehat dan menebar budaya yang syari .amin .(Sgh- humas kemenag kalbar)