Menyikapi perkembangan situasi akhir-akhir ini terkait wabah Covid-19 yang telah menyebar ke seluruh dunia. Dan dikhawatirkan masjid maupun tempat ibadah yang lain juga akan menjadi tempat penyebaran wabah ini. Maka kemudian Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Sanggau mengeluarkan surat Edaran kepada seluruh pengurus masjid dan mushola di Sanggau. Surat yang bertanggal 22 Maret ini memberikan tiga instruksi kepada para pengurus masjid dan mushola

Pertama, agar para jamaah semakin mendekatkan diri kepada Alloh SWTdengan penuh kesabaran dalam menerima cobaan ini. Bagi para jamaah, kesabaran dituntut mulai saat berwudlu agar semakin berhati-hati dan bisa menyeluruh membasuh badan, kesabaran saat sholat dan kesabaran sesudah sholat. Sekretaris DMI Sanggau H Akhmad Saukani menyampaikan bahwa justru saat adanya virus korona ini umat semakin dituntun untuk kembali memperhatikan wudhunya.

“Syarat dan rukun wudhu menjadi semakin diperhatikan. Begitu juga saat di dalam masjid perlu memperhatikan social distancing dalam kondisi dhorurot saat ini\’ kata Saukani yang juga merupakan Kasubag TU Kemenag Sanggau ini

Kedua, sehubungan dengan penyelenggaraan ibadah, agar pengurus masjid bisa memperhatikan kondisi daerahnya . Apabila wilayahnya sudah zona merah  korona, maka lebih baik untuk sementara waktu sholat berjamaah di masjid ditiadakan. Kalau memang diperlukan jarak antar jamaah saat sholat jumat juga perlu memperhatikan social distancing. Begitu pula untuk bersalaman untuk sementara waktu ditiadakan

Ketiga, Pengurus perlu lebih rajin lagi membersihkan lantai dan sarana lainnya dengan desinfektan. Para jamaah agar dihimbau untuk membawa sajadah/alas sholat sendiri-sendiri. Dan untuk sementara waktu sajadah masjid digulung saja.

“Ini untuk keamanan dan kemaslahatan jamaah. Semoga wabah korona segera berakhir, “kata Saukani