Sungai Melawi dan Sungai Pinoh di Melawi kembali meluap. Mulai dari hulu Sungai Melawi dan sepanjang bantar Sungai menderita kerugian karena banjir yang meluap ke kampung-kampung dan melanda rumah-rumah penduduk di sekitar sungai Melawi termasuk sebuah Gereja di Kapung Lihai Kecamatan Menukug. Dari Laporan Pastor Paroki Santa Louisa Menukung Pastor Adi Wardoyo, CM  pada hari Selasa, 05 Oktober 2021 mengungkapkan bahwa  salah satu Gereja Stasi di wilayahnya roboh karena ganasnya sang banjir.

“Gereja Stasi Lihai memang berada di dekat sungai dan berada di sekitar pemukiman padat penduduk dan tentu rentan banjir. Pada tahun lalu umat Katolik di Stasi ini sudah menyadari bahwa lokasi Gereja mereka berada di daerah yang kurang aman alias rawan banjir. Oleh karena itu mereka sudah mulai membangun Gereja di lokasi baru,” ungkap Pastor Adi.

Sementara itu Ketua Umat Gereja Katolik St Agustinus Stasi Nyanggai Pinoh Selatan Bapak Kalet melaporkan bahwa Gereja mereka juga mengalami kerusakan akibat banjir. “Gereja kami berada di bantaran Sungai Nyanggai. Banjir tahun lalu Gereja ini mengalami kerusakan bagian dinding yang dekat sungai tetapi sudah diperbaiki. Banjir tahun ini menyebabkan kerusakan lebih parah; dinding retak, dan lantai Gereja mengalami rusak parah. Untuk mengantisipasi ini sebenarnya kami sudah berencana akan mencari lokasi baru. Tetapi ada pro dan kontra di kalangan umat karena gereja ini tergolong baru, hasil dari jeri payah umat secara swadaya bertahun-tahun. Namun dengan bencana banjir yang terjadi hammpir setiap tahun, kami harus siap untuk membangun gereja baru di lokasi baru. Oleh sebab itu kami sangat berharap bantuan dari Pemerintah utuk mebantu kami,” ungkapnya.

Menanggapi dua laporan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi H. Abdulbar, S.Ag, M.Pd mengatakan, “Saya sebagai Kepala Kantor merasa ikut prihatin dengan bencana banjir yang menimpa dua tempat ibadah Gereja Katolik baik yang berada di Menukung maupun yang berada di Pinoh Selatan. Semoga umat tetap waspada akan adanya banjir susulan dan menjadi perhatian kita semua,”ungkap Kepala Kantor.