Menghadapi makin meningkatnya penderita penyakit Corona, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat membentuk Posko Siaga Covid-19 pada Rabu (18/03/2020).

Pembentukan Posko Siaga Covid-19 ini menindaklanjuti Surat Edaran No: SE.2 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) pada Kementerian Agama.

Selain itu, Gubernur Kalimantan Barat juga telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 dan mengeluarkan Surat edaran tentang KLB/Tanggap Darurat Corona Virus 2019 (Covid-19).

Tim ini diketuai oleh Plh. Kepala Bagian Tata Usaha, Drs.H. Tukiman, M,si dan Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Drs.H Rdiwansyah, Ms.i sebagai Penanggung Jawab.

Usai terbentuk, Kepala Kanwil Kemenag Kalbar langsung menggelar rapat tim bertempat di Operation Room untuk membahas lebih lanjut mengenai tugas dan fungsi dari Posko Siaga Covid-19.

Dalam rapat tersebut dibahas beberapa poin mengenai Tugas Posko Siaga Covid-19 diantaranya :

  1. Mensosialisasikan pesan-pesan pencegahan penyebaran Virus Corona
  2. Melakukan pemasangan Hand Sanitizer di lingkungan Kantor;
  3. Melakukan Koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan penyemprotan Disinfektan di lingkungan Kantor Wilayah Kemenag Prov. Kalbar;
  4. Melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Pengukuran cek suhu tubuh menggunakan Thermometer pada ASN Kanwil Kemenag Prov. Kalbar;
  5. Melakukan himbauan terhadap ASN Kanwil Kemenag Prov. Kalbar untuk mengawali cuci tangan sebelum bekerja dan menjaga kebersihan;
  6. Pelayanan dilakukan secara online melalui email: kanwilkalbar@kemenag.go.id, WhatsApp: 081325508786 (Welsi Nindya Sari), 082154724200 (Drs. Tukiman, M.Si) sampai dengan tanggal 31 maret 2020
  7. Meningkatkan kerjasama dengan Posko Covid19 di daerah Kabupaten dan Kota se-Kalbar
  8. Mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan Siaga Corona-19

Ridwasnyah kemudian berharap dengan adanya pembentukan Posko Siaga Covid-19 ini, Masyarakat Kalbar khususnya ASN Kanwil Kemenag Kalbar dapat terhindar dari Virus Corona. “Yang terpenting adalah Bagaimana cara kita memproteksi diri dan keluarga dari virus tersebut. Sebisa mungkin hindari kegiatan diluar yang dianggap tidak perlu dan selalu menjaga kesehatan,” ujarnya.