Meski merupakan hari libur pada Minggu 24 Juli 2016, namun bukan berarti kegiatan Kepala Kantor Kemenag Provinsi Kalbar tidak bisa terlaksana. Justru disela sela kesibukan inilah, sosok H.Syahrul Yadi hadir dikota kelahirannya untuk melaksanakan halal bi halal dan safari kerukunan yang merupakan agenda baru di periode kepemimpinnya.

Kesibukan yang padat sebagai orang nomor 1 di Kementerian Agama Kalimantan Barat membuat jadwal sebagai eselon II a ini harus dipersiapkan dan direncanakan jauh-jauh hari sebelumnya, agar tidak terjadi kegiatan yang serupa ditempat lain dalam waktu yang bersamaan.

Kehadiran Ka.Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Barat kebumi Uncak Kapuas, Putussibau didampingi oleh Kasubbag Hukum & KUB, H.Nur Syahid,S.Ag, Kasubbag Umum, Syahrul,S.Ag dan Penyusun Bahan Siaran dan Pemberitaan, Aris Sujarwono,SH,MH. Sekitar pukul 10.00 WIB, rombongan tiba di bandara Rahadi Usman Putussibau dan disambut langsung oleh Kepala Kemenag Kapuas Hulu, H.Darohman,S.Ag,M.Si, Kasubbag TU, H.Khusairi,S.Ag,M.Si serta beberapa pejabat dan Kepala KUA terdekat.

Sambutan hangat dari Kepala Kemenag Kapuas Hulu beserta jajaran ini dilanjutkan dengan menyuguhkan makan siang dengan menu ikan yang menjadi cirri khas di Kapuas Hulu. Usai menyantap makan, dilanjutkan berkunjung ke rumah Kasubbag TU, H.Khusyairi yang juga pengurus NU Kabupaten Kapuas Hulu. Kedatangan rombongan sebagai bentuk silaturahmi yang merupakan tradisi umat islam di bulan syawal. Berbagai hidangan disajikan, termasuk kerupuk basah yang menjadi icon khas Putussibau.

Setelah berkunjung di rumah Kasubbag TU rombongan beristirahat sejenak di Hotel. Sekitar pukul 14.00 rombongan di jemput oleh Kepala Kemenag dan Kasubbag TU untuk menuju Gedung Sekretariat FKUB Kapuas Hulu guna melaksanakan Halal bi Halal dan kerukunan bersama keluarga besar Kemenag Kapuas Hulu dan Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama setempat.

Diluar dugaan, tamu yang hadir lebih dari perkiraan, sekitar 150 orang tamu undangan memenuhi aula pertemuan di gedung FKUB Kapuas Hulu untuk menghadiri Safari Halal bi Halal dan Kerukunan bersama Ka.Kanwil Kemenag Prov.Kalbar. Hadir pula anggota DPRD Kapuas Hulu, beberapa SKPD, Polsek, Tokoh Agama dari berbagai ormas seperti MUI, NU, Muhammadiyah, IPHI. Tidak ketinggalan perwakilan umat beragama dari element FKUB juga hadir ditempat tersebut.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan Ayat Suci Alqur`an, dilanjutkan pembacaan doa oleh Kepala Kantor Urusan Agama Putussibau Utara, Muhammad Yusuf,S.Ag. Usai doa diteruskan sambutan Kepala Kemenag Kapuas Hulu, H.Darohman,S.Ag,M.Si. Dalam sambutan Kepala Kemenag Kapuas Hulu menyatakan bahwa kehadiran Kakanwil dan rombongan telah dipersiapkan sebelum puasa, awalnya diagendakan tanggal 20 Juli. Namun karena kesibukan baru bisa terealisasi sekarang, dengan memadukan di Kanwil dan Kemenag Kapuas Hulu.

Selain itu pula atas nama pribadi, keluarga dan institusi, Kepala Kantor Kemenag Kapuas Hulu meminta maaf atas segala kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak. Sehingga dengan saling memaafkan satu dengan yang lain akan tercipta suasana rukun dan damai yang memberi suasana kondusif dilingkungan kerja. Setelah 2,5 tahun berada di Kapuas Hulu, tentulah banyak hal yang telah terjadi, Darohman berharap semua pihak dapat memberi maaf atas kekhilafan dan kesalahan yang pernah dibuat.

Setelah Kepala Kemenag, dilanjutkan dengan sambutan Ka.Kanwil Kemenag Kalbar yang juga memberi untaian tausiah mengenai halal bi halal. Pejabat yang juga pernah menjadi Kepala Kemenag Kapuas Hulu selama 6 tahun ini menjelaskan, bahwa kegiatan ini dimulai tatkala pertemuan dengan Gubernur, Pangdam dan Kapolda Kalbar di malam takbiran saat Safari Ramadhan di Pendopo Gubernur, yang dalam isinya Pangdam dan Kapolda menyatakan Provinsi Kalimantan Barat termasuk dalam zona merah yang mengkhawatirkan dalam penyebaran narkoba, radikalisme, neo komunisme dan kekerasan. Kabupaten Kapuas Hulu termasuk dalam kategori merah dalam darurat narkoba, dikarenakan berbatasan dengan negara Malaysia.

Pucuk pimpinan di berbagai instansi tersebut,mengharapkan agar Ka.Kanwil Kemenag Kalbar menyampaikan kondisi ini dalam berbagai pertemuan di Kabupaten/Kota di Kalbar secepat mungkin agar jajaran di Kementerian Agama segera menyikapi dengan jalan dan arah yang baik. Kementerian Agama yang memiliki wadah lewat madrasah, masjid dan pondok pesantren diharapkan dalam membentengi generasi muda agar tidak terjerumus dalam pengaruh negatif tersebut yang dapat merusak moral, agama dan bangsa.

Selain menyampaikan informasi penting tersebut, tak lupa juga Ka.Kanwil Kalbar yang jago berdakwah ini menjelaskan hikmah halal bi halal. Dalam referensi yang pernah dibaca ayah dua orang putra ini yaitu karangan Syeikh Sufyan Atssauri menjelaskan makna dari silaturahmi dan halal bi halal

Yang pertama dari makna halal bi halal dan silaturahmi adalah memahami perbedaan, Kapuas Hulu termasuk dalam ragam yang jelas perbedaan. Memahami perbedaan secara arif dan bukan bencana. Karena perbedaan adalah fitrah setiap insan, tidak ada yang mau dan meminta dijadikan suku apapun, itulah fitrah dari Allah SWT.

Kedua,makna dari halal bi halal dan silaturahmi adalah mau memaafkan kesalahan seseorang. Ada 4 (empat) kategori kesalahan yaitu

Salah tidak tahu
Kelalaian
Keterpaksaan
Di sengaja kan
Untuk itulah, halal bi halal dan silaturahmi menghapus itu semua. Sedangkan yang ketiga, makna halal bi halal dan silaturahmi yaitu berarti ikatan tali kasih sayang, tali kasih sayang sesama manusia sebagai mahluk Allah SWT yang tak luput dari lalai dan dosa.

Tausiah yang kental dengan humor khas gaya Syahrul Yadi memberi semarak dan keceriaan, sehingga tanpa terasa waktu menunjukan jam 4 sore. Dengan safari kerukunan dapat meningkatkan kerjasama dan koordinasi semua element yang ada, baik lintas sektoral maupun lintas agama, agar tercipta persatuan dan kesatuan yang kokoh di Kapuas Hulu terutama, Kalimantan Barat dan Republik Indonesia umumnya. Safari kerukunan dan halal bi halal Kanwil Kemenag Prov.Kalbar ini diakhiri dengan salam salaman dan foto bersama. ( AS_Inmas )