Kemenag@Kalbar.  Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Drs. H. Ridwansyah, M.Si menyampaikan himbauan dan arahan kepada masyarakat Kalimantran Barat khususnya umat muslim melalui media online untuk mematuhi aturan pemerintah terkait Amaliayah Ramadhan 1441 H/2020 M.

Himbauan tersebut disampaikan Ridwansyah langsung dari Rumah Jabatan Dinas Kakanwil Kemenag Kalbar Jalan Untung Surapati Pontianak melalui media online untuk diketahui dan dipatuhi oleh seluruh umat Islam di Provinsi Kalimantan Barat, Senin pagi, 13/4/2020.

Mengawali arahannya Ridwansyah menyampaikan ungkapan "Marhaban Yaa Ramadhan" (Selamat Datang Wahai Bulan Ramadhan) yang dilanjutkan dengan himbauan kepada seluruh masyarakat Kalimantan Barat khususnya bagi yang muslim untuk mematuhi aturan pemerintah, Edaran Menteri Agama RI dan Tashiyah MUI Provinsi Kalimantan Barat dalam menyikapi Amaliyah Ramadhan di masa Darurat Covid-19.

Adapun Isi Himbauan Amaliyah Ramadhan yang disampaikan adalah mengajak masyarakat Muslim di Kalimantan Barat untuk melaksanakan Shalat Tarawih, Tadarus Al-Qur’an, Makan Sahur dan Buka puasa dilakukan secara Individu atau dengan keluarga Inti saja di rumah masing-masing.

Ridwansyah menuturkan bahwa Himbauan tersebut dilakukan sebagai Ikhtiar untuk mencegah dan menghindari berkembangnya penyebaran covid-19 di wilayah Kalimantan Barat yang kita cintai. “Ini bagian dari ikhtiar kita dalam menjaga keselamatan jiwa sesuai dengan anjuran agama” katanya.

Selanjutnya Ridwansyah juga menghimbau kepada Umat Islam di Kalimantan Barat untuk melaksanakan pembayaran Zakat Maal, Zakat Fitrah, Infaq dan Shadaqahnya sesegera mungkin, sehingga dapat dimanfaatkan secepatnya oleh para Muztahiq (Orang yang berhak menerima Zakat).

“Mari kita segerakan pembayaran Zakat, Infaq dan Shadaqah kepada masyarakat dengan meghindari kontak langsung, akan tetapi dengan menggunakan tranfer perbangkan” jelas Ridwansyah.

Termasuk kepada petugas penyalur Zakat, Infaq dan shadaqah (ZIS) yang berada dilingkungan masjid dan mushalla dan tempat pengumpulan lainnya agar menghindari penyaluran ZIS menggunakan atau menukar kupon dengan mengumpulkan masa. Akan tetapi penyaluran dilakukan secara langsung kepada muztahiq dengan menggunakan standar layanan kesehatan seperti memakai masker, sarung tangan dan menjaga jarak serta mencuci tangan sebelum dan setelah melakukan aktifitas layanan.

Untuk mempermudah pendataan dan penyaluran ZIS, maka Ridwansyah berharap agar penyaluran zakat dilakukan dengan berkoordinasi bersama Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Pengurus RW, RT setempat sehingga penyalurannya betul-betul tepat sasaran.

Selanjutnya Ridwansyah mengajak seluruh Masyarakat Kalimantan Barat untuk meningkatkan Keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT seraya berdo’a  agar Virus Corona Covid-19 di jauhkan dari Bumi Indonesia yang kita cintai  termasuklah Kalimantan Barat. (Ir).