Kepala Kantor Kemenag Sanggau Drs HM  Taufik saat ditemui para awak jurnalistik di ruang kerjanya pada Kamis (5/06) menyampaikan bahwa sebanyak 110 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Sanggau dipastikan gagal berangkat tahun ini.

Kepastian tersebut disampaikan Kementerian Agama RI melalui surat keputusan nomor 494 tahun 2020 tentang pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441 Hijriah / 2020 Masehi.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sanggau H. M. Taufik kepada wartawan mengatakan, ada tiga opsi yang sebenarnya menjadi pilihan Kementerian Agama. Pertama, tetap memberangkatkan 50 persen. Kedua memberangkatkan 100 persen dan ketiga tidak berangkat.

“Opsi yang ketiganya ini akhinya jadi pilihan dengan pertimbangan kondisi covid-19 yang masih belum mereda,” kata Taufik.

Pertimbangan berikutnya, lanjut Taufik adalah belum adanya persiapan – persiapan lain. Apalagi mengingat pelaksanaan ibadah haji tidak lama lagi akan berlangsung.

“Misalnya manasik haji sampai hari ini belum bisa dilaksanakan. Artinya, manasik haji yang bukan elektronik yang langsung praktek, sampai sekarang belum bisa kita laksanakan. Kalau untuk elektroniknya sudah dilaksanakan tapi prakteknya belum,” ujarnya.

Waktu yang begitu singkat dengan jadwal pemberangkatan yang diperkirakan akhir Juni 2020, lanjut Taufik, menjadi pertimbangan pembatalan keberangkatan CJH tahun 1441 Hijriah / 2020 Masehi ditetapkan.