Menikah adalah fitrah manusia. Rasulullah SAW menyebut menikah sebagai sunnahnya. Bahkan Nabi Muhammad SAW pernah berkata, siapa yang membenci sunnahnya, tidak termasuk dalam golongannya. Dalam Islam pernikahan itu mempunyai nilai yang sangat suci, agung dan sakral. Ijab kabul sebagai transaksi pernikahan merupakan ucapan yang ringan dilafalkan tapi berat sekali tanggung jawabnya.

“Menikah atau berumah tangga itu saling menyempurnakan satu dengan yang lainnya. Karena Sebagaimana kita tahu bahwa tidak ada manusia di dunia ini yang sempurna,” kata Ahmad Wahab, SHI, Penghulu Fungsional pada KUA Kecamatan Pontianak Kota saat memberikan nasihat pernikahan kepada pasangan Rini Aguspiani, S.Kep, Ners dan Rangga Yudha Andhika, SH yang juga adalah putra pertama dari Tapanus, SH, MH anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat.  

Kepada pasangan Rini dan Rangga, Ahmad Wahab juga menasihatkan agar bisa membina rumah tangga dengan baik. Rumah tangga yang Islami, yang melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah. Menjadikan Solat dan AlQuran sebagai pondasi dalam rumah tangga. Kemudian dalam berumah tangga juga harus ada keterbukaan, kejujuran, dan kesabaran. Insya Allah akan terwujud keluarga yang Sakinah, Mawaddah, Warahmah, nasihat Ahmad Wahab kepada kedua mempelai.

Akad nikah kedua calon mempelai tersebut dipimpin langsung oleh Ahmad Wahab selaku penghulu KUA Kecamatan Pontianak Kota. Acara berlangsung pada Sabtu, 23 Februari 2019, bertempat di Rajawali Cafe Jalan Danau Sentarum Pontianak. Dihadiri orang tua kedua mempelai, para saksi, keluarga besar kedua mempelai, serta sejumlah undangan.

Informasi tersebut disampaikan oleh Penyuluh Fungsional Agama Islam Kantor Kemenag Kota Pontianak, Eva Afifah Muyassarah, S.Ag yang ditemui di Kantor Kemenag Kota Pontianak, Rabu (27/2/2019). Dikatakan Eva, dirinya juga menjadi pembawa acara (MC) dalam rangkaian acara akad nikah tersebut. Sebelum akad nikah dilaksanakan, acara diawali dengan pembacaan ayat suci AlQuran oleh Qori Juadi, ST dengan saritilawah Sumiati.*(sumi/ptk)