Pada hari Rabu, 05 November 2020 para pegawai yang terdiri dari pejabat Eselon Empat, para Pengawas, Penyuluh, ASN dan tenaga Honorer berkumpul di Aula Kantor Kemenag Melawi. Para pegawai berkumpul diundang oleh Kasubbag TU H. Qamarul Khair, S.Ag, M.Si untuk membicarakan tentang antisiapsi menghadapi ancaman pandemic covid-19 yang mulai meningkat lagi di Melawi. Pertemuanpun dimulai dengan penjelasan Pak Qamarul tentang realitas ancaman pandemic covid-19. Kemudian dilanjutkan oleh Kepala Kantor Kemenag Melawi H. Abdulbar, S.Ag,M.Pd. Selain berbicara mengenai antisipasi bahaya covid-19 dengan memutuskan WFH, Pak Kepala juga berbicara mengenai sikap ASN Kemenag Melawi dalam Pilkada Melawi.

“Sebentar lagi Pilkada berlangsung. Kampanye sedang berlangsung. ASN Kemenag bisa saja menjadi sasaran pendekatan karena dianggap dekat dengan masyarakat. Berhadapan dengan hal seperti itu saya mengimbau agar pegang komitmen netralitas Pegawai Negeri. Bahkan saya mengajak tidak hanya ASN tetapi juga para Penyuluh Non PNS dan para Guru Honorer yang mendapat gaji dari anggaran Kementerian Agama agar hati-hati dalam bertutur, jangan sampai ada kesan kita ikut dalam pengerahan massa untuk mendukung calon tertentu. Kita boleh saja memilih tetapi itu menjadi rahasia kita di bilik suara.”jelas Pak Abdulbar di hadapan para pegawai yang hadir.

Lebih lanjut Pak Abdulbar mengatakan, “berkaitan dengan itu saya berharap untuk berhati-hati dalam bermedia social. Jangan sampai hobby kita dalam bermedia sosial malah menjerumuskan kita dalam kasus hukum. Sebab kalau kedapatan ada foto atau dokumen yang menjurus adanya dukungan terhadap pasangan tertentu maka kita bisa  dijerat dengan Undang-Undang yang mengatur netralitas ASN dalam Pilkada, “tegasnya mantap.