Kamis, 01 Agustus 2019, 19:06 hendrakesuma

Pondok Pesantren Raden Ibrahimy Lidinillah di bawah pengasuhan Ustadz Surya Abdilla, M.Pd.I telah melaksanakan kegiatan peresmian lokal baru dan mushalla Pondok Pesantren (Ponpes) yang beralamatkan di jalan Gajah Mada Gang Romidin Desa Kalinilam Ketapang yaiti pada tanggal 28 Juli 2019. Pada kegiatan peresmian lokal baru dan mushalla baru dilakukan pengguntingan pita secara bersamaan oleh Sekda Pemerintah Kab. Ketapang H. Farhan ,S.sos ,M.Si dan  Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Ketapang bapak H. Ikhwan Pohan , S.Ag, M.Pd .                                           

Menurut pengasuh Pondok Pesantren Ustadz, Surya dalam sambutannya menjelaskan bahwa pondok pesantren ini telah berdiri semenjak empat tahun yang lalu, tapi baru dilakukan acara peresmiannya secara resmi pada hari ini tanggal 28 Juli 2019. Kami bersyukur pada peresmian ruang kelas dan mushalla ini dapat dihadiri Sekda Ketapang dan Kepala Kantor Kementerian  Agama Kab. Ketapang. Tentunya dengan hadirnya Sekda Ketapang dan Kepala Kantor Kemenag Kab. ketapang dapat memberikan motivasi bagi kami untuk mengelola pondok pesantren ini menjadi lebih baik, Imbuh Surya sebagai pimpinan pondok pesantren.

Dalam sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Ketapang yang biasa dipanggil pak Pohan menyampaikan rasa terima kasih atas didirikannya Pondok Pesantren Raden Ibrahimy Lidinillah di Desa Kalinilam Ketapang. "Pondok Pesantren harus terus didukung," kata Pohan dalam sambutannya.

Selanjunnya beliau menjelaskan bahwa pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang bergerak dibidang keagamaan sekaligus sebagai lembaga pendidikan yang membangun karakter anak bangsa yang mumpuni, Selain karena menerima pembelajaran bidang keagamaan khususnya kitab- kitab berbahasa arab dan bahasa inggris tetapi mereka para santri juga telah terlatih dan terdidik menjadi anak - anak yang mandiri dan disiplin.

Oleh karena itu menurut Pohan yang pernah menjabat sebagai Kasi Pendidikan Madrasah di kab.Sanggau dan Kab.Mempawah itu menegaskan bahwa setiap pondok Pesantren itu harus jelas kiyainya atau pembimbingnya, jelas kurikulumnya yaitu mempelajari kitap-kitap dan juga ada tempat ibadahnya, karena ini sekaligus tempat pelatihan para santri melakukan dakwah sebelum menerapkan Tri Dharma Pondok Pesantren yaitu : Peningkatan keimanan  dan ketaqwaan kepada Allah Swt, mengembangkan keilmuan yang bermanfaat kepada masyarakat dan juga pengabdian kepada bangsa dan negara.

Terakhir, beliau sebagai Kapala Kantor Kementerian Agama Kab. Ketapang sekaligus sebagai Pembina Pondok Pesantren kemudian berpesan kepada Pemimpin Pondok Pesantren dan juga seluruh guru-guru untuk saling bahu membahu dalam mewujudkan cita-cita pendirian Pondok Pesantren ini dalam membina anak-anak santri menjadi anak -anak yang berakhlak mulia serta memiliki karakter yang kuat. Untuk itu kata pak Pohan agar usaha mewujudkan cita-cita ini dan agar mendapatkan dukungan dari masyarakat luas tidak hanya di Kab.Ketapang dan KKU tapi juga dari masyarakat luar Tanah Kayong. "Tunjukkan kualitas dan moralitas santri kita melalui sosialisasi ke masyarakat luas," tuturnya.

Sementara itu Sekda Kab. Ketapang H. Farhan , S.Sos , M.Si  atas nama pemerintah Kab.Ketapang menyampaikan dukungannya atas hadirnya Pondok Pesantren ini , beliau berharap dengan kehadiran Pondok Pesantren ini dapat meminimalisir atau bahkan menghilangkan penyakit masyarakat yang sudah mewabah dimana-mana, seperti kriminal , narkoba ,prostitusi dll. Disamping itu juga beliau menyinggung bahwa pemerintah Kab. Ketapang dapat membantu Lembaga Pendidikan Keagamaan seperti Pondok Pesantren tetapi tentunya harus sesuai dengan peraturan pemerintah dan perundang - undangan yang berlaku tutupnya . (hendra)