Rabu, 11 September 2019, 09:03 irwanprasetya

Sebanyak 40 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sintang periode 2019-2024 dilakukan pengambilan sumpah/ janji yang dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Sintang Yogi Dulahdi, SH, MH di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Sintang pada Senin, 9 September 2019.

Rapat Paripurna Istimewa Pengucapan Sumpah/ Janji Anggota DPRD Kabupaten Sintang Masa Jabatan 2019-2024 dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Sintang Jefray Edward, SE, M. Si.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. Ph, Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si, Anggota Forkopimda, 40 Anggota DPRD Sintang dan keluarganya, Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Sintang, pimpinan partai politik, dan para simpatisan.

Pada Acara pelantikan tersebut Rohaniawan Agama Islam H. Anuar Akhmad, S.Ag, Rohaniawan Agama Kristen Pendeta Chau Simon, MA, Rohaniawan Agama Katolik Uskup Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM.CAP,  Rohaniawan Agama Budha Sasanawirya dan Pembaca Do’a H. Anuar Akhmad, S.Ag. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang.

Usai pengucapan sumpah/janji, dilakukan acara serah terima palu dari Ketua DPRD Sintang periode 2015-2019 Jefray Edward, SE, M. Si kepada Ketua Sementara DPRD Sintang Florensius Roni. Dengan penyerahan palu tersebut, maka DPRD Sintang resmi dipimpin oleh Ketua DPRD Sementara yakni Florensius Roni dan Wakil Ketua DPRD Sintang Jefray Edward, SE, M. Si

Bupati Sintang Jarot Winarno menyampaikan ucapan selamat kepada 40 anggota DPRD Kab. Sintang 2019-2024 yang telah di ambil sumpahnya oleh Kepala Pengadilan Negeri Sintang.

“Tentunya ini moment baik bagi kita,  bagi masyarakat Kabupaten Sintang karena telah memiliki perwakilannya yang baru di legislatif” ucap Jarot.

Melalui momentum ini, Jarot berharap para anggota DPRD Kab. Sintang yang baru di lantik ini mendengarkan arahan gubernur Kalbar melalui sambutan yang di bacakan oleh dirinya saat acara pelantikan berlangsung. Di mana dalam arahan tersebut di sampaikan bahwa hal yang perlu di perhatikan adalah terkait rencana pembangunan jangka menengah yang kunci-kuncinya mengarah pada pembangunan SDM, penggunaan APBN yang efektif sehingga di rasakan rakyat, pembangunan infrastruktur dan ekonomi, target mencapai desa mandiri dan lainnya.

“Sebagai mitra pemerintah daerah, saya berharaplah ya, ini anggota DPRD yang baru ini samalah dengan anggota yang lalu, bisa menjadi partner terbaiklah. Artinya nda mesti juga harus setuju, selalu memberikan kritik yang membangun, kemudian menyempurnakan seluruh policy atau kebijakan yang kita ambil bersama-sama” ungkap Jarot.