Pada hari ini Senin 30 November 2021 Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Ketapang H. Ikhwan Pohan, S. Ag, M. Pd menghadiri kegiatan yang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Kalimantan Barat yang beralamat di Jalan Sutan Syahrir No. 12 Pontianak.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kakanwil Drs. H. Ridwansyah, M. Si, Kabag TU H. Rohadi, M. Si, Para Kabid dan Pembimas serta seluruh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab./Kota se Kalimantan Barat.Kegiatan tersebut merupakan pembagian DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) Tahun Anggaran 2021 bagi seluruh Satker dilingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat.

Sebelum seremonial pembagian DIPA pak Ridwansyah menyampaikan pembinaan kepada seluruh peserta yang hadir. Pada kesempatan tersebut beliau menyampaikan pesan antara lain bahwa dengan diterimanya DIPA defenitif tahun 2021 maka Langkah awal yang harus dilakukan adalah setelah membaca dan memperhatikan maka mulailah membuat perencanaan yang matang untuk melakukan proses ekseskusi kegiatan dengan baik. Karena dengan perencanaan dan pelaksanaan yang baik maka akan melahirkan hasil kegiatan yang baik pula nantinya, kata beliau.

Selanjutnya beliau juga meminta khusus kegiatan fisik untuk tahun 2021 segera dipersiapkan segala sesuatunya agar tidak terjadi keterlambatan dalam pelaksanaannya karena prosesnya kadang cukup panjang maka perlu dilakukan lebih awalseperti kegiatan yang dibiayai oleh SBSN kata beliau harus dilakukan lebih cepat dan teliti, kebetulan tahun ini ada dua proyek PLHUT yang dibiayai oleh SBSN beliau minta agar dikawal mulai dari perencanaan dan pelaksanaannya supaya berjalan dengan baik dan benar yang mengacu kepada prosedur juknis dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga dapat dipertanggungjawabkan, ujar beliau.

Dalam kesempatan tersebut pak Ridwansyah juga meminta agar kegiatan tahun anggaran 2020 dipastikan semuanya sudah berjalan dengan baik mulai dari prosesnya, administrasinya dan juga pelaksanaannya dan kesemuanya harus dapat dibuktikan dan dipertanggungjawabkan. Kita mempersiapkan dengan baik bukan hanya karena akan dilakukan pemeriksaan tetapi hal tersebut merupakan kewajiban yang harus kita lakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban, pungkas beliau.