Singkawang. Penyuluh Agama Islam, H. Ruslan bersama Ustadz Abu Faqih, Alumnus Universitas International Sudan menyelenggarakan karantina tahfizh bagi santri TPQ Nurushsholah Ma’had Mulazamah Qur’an (MMQ), Rabu (28/04). Kegiatan ini dilakukan mulai Rabu, 28 April sampai dengan 10 Mei 2021 untuk memakmurkan masjid dan memberikan pendidikan dasar pada anak agar lebih mencintai Al-Qur’an. Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 15 orang, dipilih dari santri TPQ Nurushsholah  yang sudah bagus dan layak bacaan Al-Qur’annya melalui seleksi beberapa hari yang lalu.

Menurut Ruslan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk tarbiyah kepada anak terutama meminimalisir bermain gadget (handphone) yang sekarang sangat dekat dengan anak-anak. “Syukur-syukur kalau main hp nya itu untuk mengerjakan tugas dan sekolah daring. Tapi kalau digunakan seharian untuk main game atau menonton yang tidak senonoh ini sangat disayangkan, jangan sampai terjadi. Karena ini merupakan tugas kita bersama.” Ujarnya. Disamping itu juga untuk memanfaatkan waktu luang agar tidak habis digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat apalagi untuk saat ini pembelajaran tatap muka di sekolah dihentikan sementara waktu sampai batas yang tidak ditentukan. “Kegiatan ini tentunya menambah khazanah keilmuan para santri dan juga sebagai pengalaman berharga bagi mereka nanti di masa yang akan datang.” lanjut Ruslan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Nurussholah Kelurahan Sei Bulan Kecamatan Singkawang Utara dan sebagai penyelenggara kegiatan adalah pengurus masjid bersinergi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kec. Singkawang Utara. Menurut Kepala KUA Kecamatan Singkawang Utara, H. Beny Arifin, S.Ag, mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat bagus sekali. “Saya berikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada penyuluh dan pengurus masjid, kegiatan ini bisa dijadikan agenda rutin dan dapat dijadikan dicontoh oleh Masjid lain, untuk berlomba-lomba menuju kebaikan dalam memakmurkan masjid rumah Allah yang mulia.  Dengan demikian masyarakat juga dapat membantu dan berkontribusi dalam melaksanakan Program kerja dari Kantor Urusan Agama khususnya Kecamatan Singkawang Utara dan pemerintah Kota Singkawang pada umumnya.” ujarnya.

Seluruh santri mendapatkan pengarahan materi teknis menghapal Al-Qur’an secara cepat dan mudah serta mempraktekkan metodenya dengan benar. Kemudian setelah kegiatan karantina ini nanti dirangkaikan dengan acara Khatamul Qur’an bersama pengurus masjid dan masyarakat sebagai bentuk rasa syukur dan ketaatan hamba kepada sang Khaliq Allah swt.  Lagi-lagi berjama’ah dalam berbuat kebaikan, tidak sendiri-sendiri, sehingga menjadikan kita umat Islam semakin kuat untuk mensyiarkan Agama Islam dimana pun berada.(Dina/skw)