Senin, 09 September 2019, 10:35 irwanprasetya

Kasi Penyelenggara Syariah Istanto, S.Pd.I mewakili Ka.KanKemenag Kab. Sintang Menghadiri Seminar Nasional pada Sabtu, 7 September 2019 di Aula Edy Riberu STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang H. Henri Harahap, S. Sos, MM Mewakili Bupati Sintang membuka Seminar Nasional dengan tema Menyongsong Indonesia Emas Dalam Peningka

Seminar menghadirkan tiga narasumber yakni Dr. Uray B. Asnol, SKM, MM, M. Kes (Ketua STIKES Kapuas Raya), Riskiyana Adi Putra, M. Psi. Psikolog (anggota Ikatan Pembimbing kemasyarakatan Indonesia), Dr. Hilarius Jagoduda, S. Si, M. Pd (Wakil Ketua Bidang STKIP Persada Khatulistiwa Sintang)

Dalam sambutannya, H. Henri Harahap menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Sintang sangat menaruh perhatian besar terhadap dunia pendidikan, hal ini sesuai dengan visi Kabupaten Sintang yang digagas oleh pemerintah Sintang, kita ingin mewujudkan masyarakat sintang yang cerdas.

Sesuai dengan tema yang diangkat pada seminar ini yaitu 'menyongsong indonesia emas dalam peningkatan sumber daya manusia dalam menghadapi era 4.0'. "Seperti yang kita ketahui, Indonesia emas tahun 2045 telah menjadi impian besar untuk membentuk Indonesia yang mampu bersaing dengan bangsa lain serta dapat menyelesaikan masalah-masalah yang mendasar di tanah air kita, seperti isu korupsi dan kemiskinan. Kunci untuk mewujudkan Indonesia emas tahun 2045 berada pada kualitas sumber daya manusianya, terutama pemuda," terang H Henri Harahap

Dalam acara tersebut hadir Kasi Penyelenggara Syariah Istanto, S.Pd.I mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sintang, dalam do’a tersebut, Istanto berharap kegiatan ini sebagai media peningkatan wawasan dan intelektualitas bagi para dosen sehingga dapat meningkatkan tenaga pendidik yang profesional dan memiliki daya saing yang tinggi dan menjadikan kegiatan ini sebagai momentum pengikat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang saat ini penuh dengan tantangan dan ujian sehingga menumbuhkan rasa saling menghargai dan toleransi sehingga kedamaian dan persatuan bangsa dirasakan di bawah naungan Bhineka Tunggal Ika.