Untuk keakuratan data Barang Milik Negara (BMN) Instansi Vertical, Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Landak pada hari Selasa, tanggal 25 Nopember 2014 bertempat di Aula Kantor BPN Landak, menyerahkan 15 sertifikat tanah BMN kepada 2 instansi vertical yaitu Polres Landak sebanyak 12 bidang dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Landak sebanyak 3 bidang.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Landak di hadiri oleh Kepala Subbag Tata Usaha H. Mukhlis, S.Ag menerima langsung Sertifikat untuk 3 lokasi yaitu tanah Kantor Urusan Agama (KUA) Kec. Menyuke, tanah Kantor Urusan Agama (KUA) Kec. Sebangki dan tanah MIN Rantau Panjang dari BPN yang diserahkan langsung oleh Kepala BPN Kab. Landak Ir. Haris Simanjuntak, M.Dev.Plg.

Kepala Subbag Tata Usaha Kemenag Landak menyatakan bahwa 3 lokasi ini adalah usulan yang kita masukkan dalam aplikasi SIMANTAP dan di setujui KPKNL untuk diproses di tahun 2014 ini.

Kita bersyukur Alhamdulillah tahun ini kita mendapat 3 lokasi yang sudah disertifikatkan, karena setiap tanah yang termasuk dalam BMN seyogiayanya harus mempunyai sertifikat sebagai implementasi dari good governance, kita berharap program kerjasama KPKNL dengan BPN dapat berjalan terus dimasa mendatang untuk membantu mensertifikatkan tanah yang termasuk dalam Barang Milik Negara.

Untuk tanah yang telah mendapat sertifikat tersebut, nantinya akan kita input ke data SIMANTAP dan akan kita sampaikan ke KPKNL, sedangkan Sertifikat yang sudah terbit tersebut nanti akan kita serahkan kepada yang bersangkutan secara simbolis pada saat Apel Hari Amal Bhakti (HAB) di Kementerian Agama Kabupaten Landak.

Kepala Bidang DJKN Pontianak Ismu Wintoro menyampaikan dalam sambutannya , bahwa beliau mengapresiasi kerja BPN Landak yang telah bekerjasama dan telah menyelesaikan MOU dengan KPKNL ini, beliau menginformasikan bahwa untuk tahun 2015 mendatang, Kalimantan Barat masih akan mensertifikatkan tanah milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebanyak 200 bidang tanah, namun bagi instansi yang akan mengusulkan tanahnya silahkan saja mengusulkan ke KPKNL, tetap akan kita proses lanjut beliau. (Indra Wy, Landak)