Salah satu tujuan Nawacita adalah untuk mewujudkan kedaulatan bangsa Indonesia.Bangsa yang berdaulat adalah bangsa yang mampu menunjukkan selain kondisi social politiknya stabil, adalah secara ekonomi bangsa itu merupakan bangsa yang berdikari. Kemandirian ekonomi akan didapatkan bilamana orang itu mempunyai akses pendidikan yang layak sampai tingkat perguruan tinggi. Demikian disampaikan Drs MTaufik Kepala Kemenag Sanggau saat acara penyerahan Kartu Program Indonesia Pintar kepada para Kepala Madrasah swasta di Lingkungan Kemenag Sanggau pada Sabtu (11/02)

Lebih lanjut M Taufik menyampaikan bahwa PIP (Program Indonesia Pintar) bertujuan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh penduduk Indonesia untuk memperoleh akses pendidikan. Maka disinilah peran Kepala madrasah dan guru untuk memotivasi murid muridnya yang berasal dari keluarga miskin untuk terus belajar dan meraih prestasi. PIP tidak akan memberikan dampak terhadap terwujudnya kedaulatan bangsa apabila mindset (pola pikir) si penerima PIP tidak berubah. Bilamana mindsetnya PIP sekedar program charity, maka apapun yang dilakukan tidak akan mampu mengangkat derajat dan strata ekonomi. Tapi bilamana mindset PIP adalah merupakan peluang dan kesempatan,maka dalam jangka panjang masa depan bangsa Indonesia ini akan mampu berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya.

PIP untuk madrasah swasta di Sanggau sendiri diperuntukkan bagi 203 siswa MI, 92 siswa MTs dan 24 siswa MA. Kesemua siswa tersebut telah melalui proses validasi dan verifikasi dari tim dari BPS , Kemenag dan Kemendikbud. Oleh karena itu M Taufik berpesan agar Kartu PIP ini benar-benar bisa sampai kepada mereka yang berhak. "Jangan bermain-main dengan data dan laporan," tegas M Taufik (Fathur-Sanggau)