Jum'at (22/01/2021) Indonesia merupakan Negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Oleh karenanya, Indonesia memiliki potensi wakaf yang sangat besar pula. Wakaf sangat dibutuhkan sebagai sarana dakwah dan pendidikan Islam, seperti untuk kepentingan ibadah mahdhoh (pembangunan sarana ibadah) dan untuk kepentingan ibadah ammah (umum) yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat, seperti pembangunan sarana pendidikan, maupun sarana fasilitas publik, serta untuk peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi umat.

Dengan terbitnya Undang-Undang Nomor : 41 tahun 2004 tentang Wakaf, diharapkan mampu untuk mengoptimalkan dan meningkatkan lembaga perwakafan serta menyelesaikan problematika perwakafan yang masih terjadi. Tentunya ditambah dengan adanya kerjasama dan bantuan pihak-pihak yang terkait dalam upaya pendayagunaan wakaf dan penyelesaian sertifikasi tanah wakaf yang tertunda.

Kementerian Agama Kab. Kubu Raya dalam hal ini KUA Kecamatan Sui. Ambawang mempunyai kewenangan dalam memberikan layanan penerbitan akta ikrar wakaf, dengan terbitnya akta ikrar wakaf tersebut kelak akan ditingkatkan statusnya menjadi sertifikat wakaf. Pada jum'at (22/01/2021) lalu Kepala KUA Kec. Sui. Ambawang juga telah menerbitkan AIW Surau Birrul Walidain dan diserahkan langsung kepada pengurus, dengan telah terbitnya AIW tersebut diharapkan kepada pengurus untuk segera meningkatkan status tanah menjadi sertifikat tanah wakaf.