Kepala KUA Kec. Kelam Permai, Istiwansyah, S.Ag saat Menyerahkan Buku Nikah (Senin, 14/12/20)

Setiap manusia dalam menjalani kehidupannya sehari-hari saling berhubungan satu dengan yang lainnya, salah satu ikatan yang diatur oleh Tuhan untuk hidup berpasangan adalah melalui proses perkawinan. Di dalam melaksanakan perkawinan, berbagai persiapan baik lahiriah maupun batiniah merupakan unsur terpenting yang harus terpenuhi, syarat-syarat dan rukun-rukun perkawinan menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan. Pada umumnya, perkawinan merupakan suatu ikatan suci yang berkaitan erat dengan ajaran agama, karenanya setiap agama selalu menghubungkan kaedah perkawinan dengan kaedah-kaedah agama.

Dalam peristiwa perkawinan diperlukan norma hukum dan tata tertib yang mengaturnya. Penerapan norma hukum dalam peristiwa perkawinan terutama diperlukan dalam rangka mengatur hak, kewajiban, dan tanggung jawab masing masing anggota keluarga, guna membentuk rumah tangga yang bahagia dan sejahtera.

Oleh sebab itu KUA Kec. Kelam Permai mengadakan itsbat nikah dengan tujuan untuk meminimalisir nikah siri (nikah dibawah tangan), oleh sebab itu KUA mempunyai pemikiran sebagai warga yang baik agar mereka taat dan patuh kepada aturan Negara, sehingga mereka yang nikah siri melaksanakan isbat nikah. “Alhamdulillah dari beberapa pasang telah di cek data, verifikasi dan tidak ada masalah, ada 6 pasang yang dapat dilangsungkan isbat nikah, dan itu juga berkat kerja sama antara KUA Kec. Kelam Permai dan Pengadilan Agama Kab. Sintang” ucap Istiwansyah, S.Ag Kepala KUA Kec. Kelam Permai.

Kepala KUA Kec. Kelam Permai juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian HAB Kemenag yang tidak lama lagi yaitu dibulan Januari 2021, kegiatan tersebut juga merupakan program Kemenag Kab. Sintang dimana KUA sebagai ujung tombak harus menyukseskan pernikahan yang tercatat secara hukum Negara sah dan mendapatkan buku nikah.