Inspektur Kemenag RI Wilayah III melakukan kunjungan dan pembinaan dalam rangka Audit Kinerja pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sekadau pada hari jumat 13 maret 2014, jam 13.30 Wib bertempat di aula Kemenag Sekadau.

Pada hari rabu sebelumnya Kemenag Kabupaten Sekadau telah terlebih dahulu menerima kedatangan Tim Itjen dalam rangka Audit Kinerja. Kedatangan Inspektur Kemenag RI Wilayah III disambut langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sekadau Drs. M. Taufik bersama Kasubbag Tata Usaha, Kasi/Penyelenggara, Kepala Madrasah, Kepala KUA serta para pegawai Kantor Kemenag Kabupaten Sekadau.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Kemenag Sekadau Drs. M. Taufik mengatakan terima kasih atas kedatangan Inspektur Wilayah III Kemenag RI yang telah bersedia datang dalam rangka audit kinerja dan meningkatkan kinerja serta memberikan pembinaan kepada para pegawai Kemenag Sekadau.

Selain itu Drs. M.Taufik juga mengharapkan para pegawai berbuat sesuatu sesuai tata aturan yang berlaku, sesuai prosedur yang ada, bekerja tepat sasaran dan paham aturan,harapnya Sementara itu Inspektur Wilayah III Kemenag RI Mukhlis mengatakan tujuan kedatangan Tim Audit dalam rangka mendukung Visi dan Misi Kementerian Agama RI.

Mukhlis juga mengungkapkan untuk wilayah Kalimantan Barat ada 2 Kabupaten yang dikunjungi dalam rangka Audit Kinerja yaitu Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Sintang. Kenapa Sekadau dan Sintang yang dipilih untuk di audit Kinerjanya karena menurut informasi dan laporan yang Ia terima bahwa wilayah Sintang dan Sekadau sudah dilaksanakan sosialisasi Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi.

Audit Kinerja berdasarkan PP No.60 thn 2008 tentang pengendalian, Pengawasan di Instansi Pemerintah bahwa yang ada jenis-jenis audit adalah audit Keuangan, audit dengan tujuan tertentu dan audit Kinerja,paparnya

Tujuan Audit Kinerja adalah untuk memberikan penilaian terhadap Kinerja suatu Instansi, langkah-langkah audit kinerja adalah membedah, mengevaluasi, melihat RKKAL tahun anggaran yang lalu dan akan datang, untuk melakukan langkah-langkah strategis serta melihat kegiatan-kegiatan apa saja yang mendukung Visi dan Misi Kementerian Agama RI kedepan,ungkapnya.

Untuk Kabupaten Sekadau dari berbagai kegiatan yang ada hanya hanya 30 kegiatan saja yang diaudit, kenapa 30 kegiatan, lanjutnya karena 30 kegiatan tersebut pertama kegiatan Stheakholder (Pelayanan Masyarakat), kedua kegiatan yang memiliki anggaran yang cukup tinggi dibandingkan dengan yang lainnya dan yang ketiga kegiatan yang mungkin ada potensi error.

Menurut Mukhlis Ada 5 indikator pelaksanaan kegiatan yaitu (1) tepat prosedur (2) tepat waktu (3) tepat sasaran yang (4) tepat guna dan (5) tepat kualitas. (A.Hms_KemenagSKD)