Pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Daerah Kota Pontianak berkunjung ke Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIA, Jalan Sui Raya Dalam Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Selasa (12/5/2015).

Kunjungan tersebut dalam rangka silaturrahim dan pembinaan kepada warga binaan khusus wanita, yang dirangkai dengan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1436 H. Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua BKMT Daerah Kota Pontianak, Hj. Suratminah bersama sekitar 25 anggota BKMT Kota Pontianak.

Dalam sambutannya, Suratminah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Rutan beserta jajaran yang telah mengizinkan pengurus BKMT melakukan pembinaan kepada warga binaan Rutan khusus wanita. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja BKMT Kota Pontianak tahun 2015.

Acara dilanjutkan dengan penyampaikan Uraian Hikmah Isra Miraj Nabi Muhammad SAW oleh Ustadzah Eva Afifah Muyassarah, S.Ag. Dalam tausiyahnya, Eva begitu ia biasa disapa, mengajak semua warga binaan untuk selalu mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah dan selalu mengambil hikmah setiap kejadian dalam hidup. Mensyukuri nikmat, antara lain nikmat sehat dan nikmat iman yang akan menyelamatkan setiap manusia dari dunia sampai akhirat.

Sementara semua kejadian dalam hidup manusia pasti ada hikmahnya. Baik itu kejadian yang menyenangkan atau sebaliknya. Terkait dengan moment Isra Miraj, dimana baginda Rasulullah SAW menerima perintah shalat secara langsung dari Allah SWT, maka hendaknya kita semua bisa mengambil hikmah dari peristiwa tersebut, papar Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Pontianak ini dengan bersemangat.

Penyuluh Teladan Kemenag Kota Pontianak tahun 2015 ini juga mengatakan bahwa ada empat hal yang bisa mempermudah seorang wanita untuk masuk syurga. Pertama, sholat lima waktu harus ditegakkan. Kedua, Puasa di Bulan Ramadhan. Ketiga, menjaga kemaluan/aurat. Empat, Taat kepada suami sepanjang tidak mendurhakai Allah.

Orang yang baik bukan berarti tidak pernah berbuat salah. Akan tetapi orang baik adalah orang yang jika berbuat salah, segera memohon ampun kepada Allah. Kemudian melakukan taubatan nasuha dan berjanji tidak akan mengulanginya kembali, nasihatnya. Acara yang dilaksanakan di Masjid Attaubah Komplek Rutan tersebut dilanjutkan dengan dialog bersama warga binaan.

Satu kejadian yang cukup menyentuh ketika seorang ibu bertanya dengan berlinangan air mata meminta kiat agar bisa ikhlas menerima kenyataan hidup. Dijawab Eva dengan bijak, sesungguhnya Allah tidak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuan manusia.

Teruslah mendekatkan diri kepada Allah, banyak-banyaklah beristighfar, bersihkan hati dan selalu berbaik sangkalah kepada Allah. Karena setiap ujian/cobaan yang kita terima dengan ikhlas, akan membuat derajat kita sebagai manusia naik satu tingkat di hadapan Allah SWT, jelas Eva.*(Sumi/Ptk).