Korona, MAN Sanggau Berikan Bantuan Kepada Siswa Terdampak

MAN Sanggau memberikan bantuan kepada para siswa yang orang tuanya terdampak pandemi korona. Sekitar dua puluh lima siswa terdampak korona ini dikumpulkan di aula MAN pada Senin (25/05). Mereka mendapatkan pengarahan dari Kepala Sekolah MAN Samad Hariyanto, S.Ag tentang rencana MAN Sanggau menunjukkan kepedulian terhadap mereka

"Pertama, hari ini kalian mendapatkan paket sembako. Ini murni dari hasil iuran para guru dan pegawai di MAN" kata Samad

MAN Sanggau Serahkan Zakat MAL ke Baznas

Sudah menjadi kegiatan rutin di MAN Sanggau, setiap usai bulan Ramadhan mereka mengumpulkan zakat mal. Zakat tersebut diambil dari profesi mereka sebagai guru dan pegawai PNS di MAN Sanggau. MAN Sanggau pun juga sudah memiliki UPZ (Unit Pengumpul Zakat) yang diketuai oleh Amirudin, S.Pd.

Bertempat di ruang Kepala Madrasah pada Selasa (26/05), secara simbolis dilakukan penyerahan hasil pengumpulan zakat Mal para guru dan pegawai MAN tersebut kepada pihak Baznas Kabupaten Sanggau.

Korona, MAN Sanggau Berikan Paket Sembako Untuk Honorer

Sebagai bentuk solidaritas terhadap para honorer yang telah bekerja sekian lamanya, MAN Sanggau memberikan paket sembako kepada mereka. Pemberian paket sembako tersebut sebagai bentuk rasa kepedulian atas kondisi para honorer yang terdampak pandemi korona.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala MAN Sanggau Samad Hariyanto, S.Ag saat memberikan bingkisan kepada delapan orang tenaga honorer di MAN Sanggau pada Selasa (26/05).

PHBS Tumbuh Subur di Madrasah Saat Pandemi

Wabah virus corona membawa dampak positif pada beberapa hal di madrasah. Sejak 16 Maret semua sekolah diliburkan. Pembelajaran di rumahkan. Himbauan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus dengan melakukan Social distancing dilaksanakan dengan baik oleh Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Melawi. Tidak ada aktivitas di luar rumah, termasuk aktivitas belajar di sekolah. Hal ini merupakan kebijakan pemerintah dalam rangka menanggulangi pandemi ini.

MAN 1 Ketapang lakukan PPDB Online

Semakin belum jelasnya kapan berakhirnya masa belajar dan bekerja dirumah akibat virus corona membuat segala sistempun berubah. Begitu juga di MAN 1 Ketapang, yang semula Penerimaan Peserta Didik Baru dilakukan secara manual atau tatap muka dengan mengisi dan melengkapi berkas secara manual, tapi tahun ini dilakukan secara online, hal ini diakibatkan untuk memenuhi prosedur covid-19.

MAN 1 Ketapang salurkan dana PIP tahun 2020

Berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Pembuat Komitmen, Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaaan dan Kesiswaan, Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, nomor 1682 Tahun 2020, tentang Penetapan Siswa Madrasah Aliyah Penerima Bantuan Sosial Program Indonesia Pintar Tahap 1 Tahun Anggaran 2020. Maka MAN 1 Ketapang kembali menyaluran dana PIP tahun 2020 kepada siswa-siswi yang namanya termasuk dalam surat keputusan diatas

MAN 1 Ketapang manfaatkan Media Online

Sudah dua bulan lebih perjalanan masa-masa belajar dan bekerja dirumah yang diakibatkan oleh virus Covid 19 berlangsung, hal ini membuat semua lini kehidupan menjadi lumpuh. Namun demikian tidak halnya dengan dunia pendidikan, walaupun Proses Belajar Mengajar tidak dapat dilakukan di sekolah, akan tetapi diganti dengan pembelajaran di rumah, hal ini mau tidak mau harus menggunakan dunia teknologi, seperti HP Android maupun Laptop. 

MAN 1 Mempawah Berbagi

Mempawah. Pandemi COVID-19 belum berakhir, sehingga berdampak menurunnya pada perekonomian. Disaat pandemi itulah, MAN 1 Mempawah melakukan kegiatan berbagi dengan target yaitu kaum dhu’afa yang berada di Kecamatan Mempawah Hilir dan Kecamatan Mempawah Timur. Adapun bahan yang dibagikan berupa sembako seperti beras, minyak goreng, susu kaleng dan mi instan.

Peduli Covid-19, Mugni Serahkan Sembako Ke Guru Dinyah Pontren

Senin (18/5) Kepala Seksi Pendidikan Diniyah Pontren Kemenag Sanggau A Mugni, S.PdI melakukan penyerahan bantuan paket sembako kepada para pengajar Madrasah Diniyah dan Pontren. Bertempat di ruang PTSP Kemenag Sanggau, Mugni menyerahkan paket sembako sebagai Program Peduli Covid-19 dari Kanwil Kalbar tersebut kepada delapan orang pengelola DIniyah dan Pesantren

Halaman-halaman