Kompetisi Sains Madrasah (KSM) adalah sebuah ajang berkompetisi dalam bidang sains yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kompetisi Sains Madrasah diselenggarakan mulai dari tahun 2012 hingga tahun 2017 dilakukan secara konvensional dan pelaksanaan Kompetisi Sains Madrasah berbasis teknologi dimulai sejak tahun 2018 sampai dengan sekarang.

Proses pendaftaran dan seleksi administrasi hingga pelaksanaan tes memanfaatkan Teknologi Informasi guna meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pelaksanaan kompetisi. Kompetisi Sains Madrasah Online 2020 hanya dibuka untuk Satuan Pendidikan dibawah naungan Kementerian Agama RI yaitu madrasah mulai dari Madrasah Ibtidayah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).

Madrasah Aliyah Negeri 1 Kubu Raya memanfaatkan event tersebut untuk menggali potensi siswa-siswinya dengan cara mengikutsertakan siswa-siswi yang memiliki kemampuan di tiap bidang. Pekan ketiga September dilakukan penyeleksian/penjaringan di tingkat satuan pendidikan. Selanjutnya para siswa yang terpilih didaftarkan secara online kemudian melakukan persiapan seperti bimbingan belajar oleh guru mata pelajaran selama kurang lebih 2 bulan kemudian mengikuti kegiatan try out. “Alhamdulillah persiapan kita sudah cukup maksimal, awal pendaftaran dibuka kami langsung mendaftar dan anak-anak langsung diberikan bimbingan belajar oleh guru bidang study-nya.” Ungkap Salman, S.Pd selaku Ketua Panitia KSM Tingkat Satuan Pendidikan.

KSM Online untuk Tingkat Nasional dilaksanakan Rabu, 11 November 2020 dan pengumuman pemenang diumumkan Kamis, 19 November 2020 melalui website KSM. Dari hasil tersebut, 2 siswa MAN 1 Kubu Raya berhasil meraih prestasi di tingkat Propinsi Kalimantan Barat. Di antaranya Sri Winarsih, siswi Kelas XII MIPA 1 yang berhasil meraih juara 1 Mata Pelajaran Matematika Terintegrasi dengan raihan nilai 69.81. Berikutnya Syifa’urrohmah, siswi Kelas XII MIPA 3 yang berhasil meraih juara 2 Mata Pelajaran Kimia Terintegrasi dengan raihan nilai 62,54.  

Syifa’urrohmah bercerita awalnya merasa terkejut setelah mengetahui dirinya meraih juara. “Saya awalnya terkejut  dan sangat senang  dan saya sangat bersyukur kepada Allah SWT yang telah mengabulkan do'a saya, do'a orang tua, guru-guru, dan teman-teman. Akhirnya apa yang saya perjuangkan, apa yang saya impikan terwujud. Saya yakin semua itu tidak lepas dari karunia Allah SWT, dukungan dan do'a dari orang tua, dewan guru dan teman-teman.” ungkap siswi yang akrab dipanggil Syifa tersebut. Ia berharap ke depan siswa-siswi MAN 1 Kubu Raya bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi.

Hal senada juga diungkapkan oleh kedua guru pembimbing, Hj. Suhesih, S.Pd selaku guru pembimbing Sri Winarsih, dan Nurul Fitria, S.Pd guru pembimbing Syifa’urrohmah. “Alhamdulillah, tak disangka. Karunia terindah dari Allah SWT, sekaligus kado terindah untuk MAN 1 Kubu Raya di hari miladnya yang ke 11.” Ungkap Hj. Suhesih, S.Pd ketika dikonfirmasi melalui media sosial whatsapp. (slm.mankr)