Rabu, 09 Oktober 2019, 09:36 beritakemenagmpw

Mempawah. Sambutan Penyelenggara Bimas Katolik (Apollo Nearis Frinco, S.S) pada Selasa 8 Oktober 2019 sebagai penyelenggara Kegiatan Pembinaan Penyuluh Agama Katolik Non PNS memberikan motivasi kepada peserta kegiatan sebagai Penyuluh agama katolik diharapkan mempunyai semangat tinggi, atau penuh gairah (Militansi) untuk mengemban tugas dan tanggung jawab sehingga tidak pernah bosan bekerja di ladang Tuhan dapat melawan tantangan yang berat dalam kehidupan beriman, berbangsa dan bernegara.

Kepala Kantor Kementerian Agama Mempawah H. Kamaludin juga membuka acara kegiatan dan memberikan materi dalam Pencerahannya Memberikan Tentang Keberadaan Kementerian Agama menjadi contoh bagi dunia dalam keberagaman hidup yang berbeda, untuk membentuk orang lain menjadi lebih baik itu tidak mudah, tidak bisa dilakukan jika diri sendiri belum di bentuk, minimal dimulai dari diri sendiri baru bisa membentuk orang lain.

Dalam kegiatan ini bahwa penyuluh merupakan Pemersatu keberagaman suku bangsa dan agama hal itu merupakan hal yang tidak bisa kita pungkiri karena kita adalah saudara sebangsa dan setanah air, diharapkan Penyuluh sebagai Moderasi sebagai penengah perbedaan ini sehingga bisa bekerjasama menciptakan kehidupan yang rukun, aman, damai dan tentram pungkasnya.

Turut hadir Narasumber R.P Pius Barses.CP yang juga merupakan Sekretaris Keuskupan Agung Pontianak, dalam materi yang di berikan beliau menegaskan bahwa kita harus menjadi 100 persen Katolik dan 100 Persen Indonesia, dalam pembekalannya kepada peserta supaya bagaimana panggilan sebagai tugas kerasulan awam dapat dilakukan dalam Injil dan Ajaran Gereja Katolik dijelaskan secara rinci dan kegiatan tersebut.

Narasumber ke terakhir R.D Anton Silvinus Pr, yang juga bertugas sebagai Pastor Kuasi Paroki Mempawah, dalam materi yang diberikan menjelaskan hambatan dan tantangan gereja katolik dalam perubahan zaman, fakta dan data umat tidak lagi begitu bersemangat dan bergairah untuk menumbuh kembangakan militansi umat katolik dalam semangat hidup menggereja, jadi ini merupakan tugas berat kita bersama sebagai agen perubahan yaitu para penyuluh agama Katolik.

Untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab tersebut, maka Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah melaksanakan Kegiatan yang bertempat di Wisma Chandramidi Mempawah.

Kegiatan tersebut diikuti Peserta Berjumlah 35 orang yang terdiri dari 20 orang Penyuluh Agama Non PNS Katolik Kemenag 5 orang dari Penyuluh Agama Katolik Non PNS Pemda Kabupaten Mempawah dan 10 orang dari Pemimpin Umat Katolik dari berbagai daerah di Kabupaten Mempawah, “Seorang penyuluh agama harus memiliki semangat yang tinggi dalam tugas berat yang diemban sehingga menciptakan kehidupan beriman berbangsa dan bernegara dalam kehidupan Umat Beragama yang rukun damai aman dan tentram,” (Richard_Mpw)

Berita Terkait