Senin (27/7/2020), Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI) SMA dan SMK Kota Pontianak menggelar kegiatan Sosialisasi dan Bimtek Media Pembelajaran Di Era New Normal Covid-19. Kegiatan diikuti oleh Guru PAI SMA/SMK Negeri dan Swasta yang ada di wilayah Kota Pontianak. Acara dibuka langsung Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak Drs. H. Syarifendi.

Sesuai undangan, semula acara akan digelar di Aula LPS SMK Negeri 4 yang beralamat di Jalan Komyos Sudarso Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak. Tapi, karena malamnya terjadi kebakaran di Jalan Komyos Sudarso tepatnya di depan Gang Lamtoro, mengakibatkan jaringan listrik di sekitar daerah tersebut mati total. Sehingga acara dipindahkan ke SMA Negeri 11, yang saat ini masih menempati Gedung SMP Negeri 13 Pontianak Barat di Jalan Tebu, Kelurahan Sungai Beliung, Pontianak Barat.

Rangkain acara pembukaan Sosialisasi dan Bimtek Media Pembelajaran Di Era New Normal Covid-19 diawali dengan pembacaan ayat suci AlQuran oleh Guru PAI SMA Negeri 7 Pontianak Sapri, S.PdI. Dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sambutan Pengurus MGMP PAI SMA/SMK yang diwakili oleh Ketua MGMP PAI SMA Drs. H. Sumar’ih, M.PdI.

Mengawali sambutannya, Sumar’ih atas nama panitia menyampaikan permohonan maaf kepada semua yang hadir, khususnya kepada Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak dan Kasi Pendidikan Agama Islam Kantor Kemenag Kota Pontianak atas perubahan tempat acara. Sebelumnya, Kepala Kemenag dan Kasi PAI H. Sumargi, S.Ag, S.Pd, M.PdI juga sempat hadir di SMK Negeri 4. Kedatangan keduanya disambut hangat oleh Kepala SMK Negeri 4 Pontianak Syahri, ST, MT di ruang kerjanya.

Selain menyampaikan permohonan maaf kepada semua yang hadir, Sumar’ih juga menyampaikan jumlah SMA/SMK Negeri dan swasta yang ada di wilayah Kota Pontianak. Dikatakannya, sampai saat ini jumlah SMA Negeri ada 11 lembaga dan SMA swasta juga 11. Sedangkan jumlah SMK Negeri ada 9, dan SMK swasta ada 11.

Sumar’ih yang pada tahun pelajaran 2020/2021 ini ditempatkan sebagai Guru PAI pada SMA Negeri 11 Pontianak, juga menyinggung persoalan guru PAI yang semakin hari jumlahnya semakin berkurang karena pensiun. Sehingga ia berharap Kemenag bisa ikut membantu mencarikan solusi terbaik. Agar kebutuhan Guru PAI di Kota Pontianak bisa terpenuhi. Karena tidak akan mungkin tercapai tujuan pembinaan akhlak mulia, tanpa keberadaan guru agama, tuturnya.

Selain itu, Sumar’ih juga berharap Kemenag dan Dinas terkait ikut memperhatikan dan memperjuangkan status dan nasib Guru PAI Honorer yang sampai hari ini belum diangkat pemerintah sebagai PNS. Karena menurut Sumar’ih, para Guru PAI honorer juga memiliki peran dan andil dalam pembinaan akhlak mulia kepada peserta didik.

Mengakhiri sambutannya, Sumar’ih berharap Sosialisasi dan Bimtek Media Pembelajaran Di Era New Normal Covid-19, yang merupakan kerjasama Pengurus MGMP PAI SMA dan SMK dapat membawa perubahan yang lebih baik untuk kemajuan Pendidikan Agama Islam di Kota Pontianak. Setelah itu acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak sekaligus membuka acara secara resmi.*(sumi/ptk)