Singkawang. Dalam rangka memeriahkan Hari Pendidikan Nasional, Remaja Masjid Jami’ Nurul Huda Setapuk Besar Kecamatan Singkawang Utara mengadakan kegiatan Gebyar Ramadhan, Minggu (02/05). Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Jami’ Nurul Huda Setapuk Besar Singkawang Utara dan peserta dalam kegiatan ini adalah utusan dari Remaja Masjid Se-Kelurahan Setapuk Besar yang terdiri dari sepuluh masjid. Namun masjid yang mengutus berjumlah 5 masjid dengan jumlah peserta masing-masing 10 orang, sedangkan sebagai tuan rumah mengutus 30 orang. Seluruhnya berjumlah 80 orang dengan jenjang pendidikan mulai dari SD/MI, SMP/MTS dan SMA/MA yang berbeda-beda.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Singkawang Utara, H. Beny Arifin, S.Ag, dihadiri oleh Penyuluh Fungsional dan Ketua DPC BKPRMI Kec. Singkawang Utara, Jaka, S.Pd.I. Setelah itu dilanjutkan dengan pemateri pertama oleh Sapoe’ad, S.Ag dengan materi Praktek Sholat dan pemateri kedua, Dinna Rahmi, S.Ag dengan materi Motivasi Pendidikan. Dilanjutkan dengan Lomba Cerdas Cermat dan Menggambar Poster dengan tema Keberkahan Ramadhan. Setelah itu pada sore harinya penilaian dan pengumuman pemenang oleh Penanggung Jawab kegiatan sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Seluruh peserta diminta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan membawa alat tulis untuk menggambar secara berkelompok. Masing-masing peserta mendaftarkan satu kelompok menggambar satu grup putra dan satu grup putri. Begitu juga dengan lomba cerdas cermat. Adapun materi cerdas cermat lima puluh persen diambil dari materi nara sumber yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, dan lima puluh persennya lagi adalah pengetahuan yang sifatnya umum, bisa dicari googling pada saat diberikan soal dengan cepat dan tanggap.

Menurut Beny Arifin, beliau mengapresiasi  kegiatan yang dilakukan oleh panitia ini dapat menjadi contoh bagi masjid-masjid yang lain terutama dalam rangka membina para remaja untuk mencintai masjid, kembali kemasjid dan belajar banyak ilmu di dalamnya. Masjid bukan hanya tempat ibadah, namun masjid juga adalah tempat menimba ilmu dan bermusyawarah menghasilkan mufakat, serta dapat menghasilkan inovasi baru dalam mengelola masjid menjadi lebih mencerahkan dan mensejahterakan masyarakat.(Dina/skw)