Melawi, 01 Oktober 20202, kurang lebih sepekan pasca banjir melanda Kabupaten melawi. Termasuk kota Nanga Pinoh dan sekitarnya  selama empat hari menggenang dengan intensitas air yang cukup dalam. Banjir yang terbesar sepanjang sejarah Kabupaten Melawi. Air yang berasal dari hulu Melawi seperti  dari Kota Baru, Sokan, Tanah Pinoh, Sayan, Ella Hilir, Menukung ikut merendam kota Nanga Pinoh dimana notabene merupakan daerah domisili dari siswa MTsN 2 Melawi.

Berangkat dari keprihatinan tersebutlah Ibu Kamad MTSN 2 Melawi Wiwik Setiyorini, S. Ag, M. Ap beserta Waka Kesiswaan dan seluruh elemen madrasah menggalang donasi untuk membantu para siswa yang terkena dampak banjir. Dengan kecanggihan teknologi informasi saat ini berita mengenai banjir Melawi sampai ketelinga para Bapak / ibu Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Jakarta yang pernah bertandang ke Melawi. Mereka dengan sukarela turut menggalang dana untuk membantu para siswa terdampak banjir dan menyalurkan bantuan mereka melalui Ibu Kepala Madrasah.

Berbekal niatan yang tulus untuk membantu sesama terkumpul dana sebesar enam juta rupiah untuk disalurkan kepada yang berhak. Bantuan diberikan berupa selimut, sarung, jilbab dan juga buku tulis. Semoga yang sedikit ini dapat menjadi penyambung tali kasih dari Keluarga Besar MTsN 2 Melawi. Bukan dari nilai barangnya melainkan kepeduliannya lah yang lebih berarti. Bagaikan satu tubuh, apabila yang lain merasakan sesuatu maka tubuh yang lain juga merespon hal yang sama. Saat punggung merasa gatal, tangan pun bergerak untuk menggaruk , demikianlah barangkali  perumpamaannya. Semoga rasa empati dapat terus dipupuk agar kita menjadi pribadi yang paripurna dengan kepedulian kepada sesama. Semoga banjir seperti ini tidak terulang kembali. Aamiin.(Okta)