Ketua FKUB Kabupaten Sanggau Pendeta Suyono Asun mengharapkan agar umat bisa memahami esensi daripada SE Menag Nomor 15 Tahun 2020. Hal itu dia sampaikan saat memandu acara dialog yang bertemakan Rumah Ibadah Aman  Covid-19 yang digelar di AUla Kantor Camat Bonti pada Selasa (7/7)

"SE ini menginginkan umat tetap produktif di kala pandemi. Tidak mungkin kalau kita sekian bulan lamanya di rumah terus. Kita harus gerak, bekerja, berusaha juga beribadah keluar. Namun tetap perhatikan Protokol Kesehatan. Jemaat pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Rumah ibadah juga bisa menjaga kebersihan dan keamanan dari covid. Jadi semua sama-sama gerak" katanya 

Pdt Suyono juga mengharapkan agar pihak pemerintah bisa memberikan subsidi dan bantuan terkait dengan pengadaan beberapa fasiltias.

"Kalau di kampung seperti Bonti ini hand sanitizer saja masih merupakan barang mahal. Belum lagi thermogun. Harus segera dicari solusinya. Win win solution" katanya.