Di bulan Ramadhan ini, Rasulullah saw sangat menganjurkan kepada umatnya untuk senantiasa berbagi rezeki dan harta dengan orang lain, terutama kepada kerabat, fakir miskin, anak yatim, dan siapa pun yang membutuhkan  untuk berbagi rezeki atau disebut dengan shadaqah. Sebab shadaqah ini merupakan salah satu amal shaleh yang utama. "Sebaik-baik shadaqah adalah shadaqah di bulan Ramadhan". Sejauh ini nilai utama shadaqah telah dijanjikan oleh Allah akan mendapat banyak pahala di akhirat, dan juga memiliki banyak manfaat di dunia.

Dalam kitab al-‘Ushfuriyah, Syaikh Muhammad bin Abu Bakar menyebutkan ada  tujuh manfaat shadaqah yang akan didapatkan oleh pelakunya baik di dunia maupun di akhirat. Tujuh manfaat shadaqah tersebut sebagai berikut:

Pertama, Shadaqah sebagai pelindung dari segala macam musibah dan keburukan. Seseorang yang bershadaqah, maka apa saja yang dishadaqahkan tersebut akan melindunginya dari musibah dan menutup datangnya keburukan. Nabi SAW bersabda yang artinya : “Shadaqah itu menutup  70 pintu keburukan.” (HR. Thabrani); Kedua, Shadaqah itu sebagai obat dan penyembuh dari segala penyakit yang diderita orang tersebut. Nabi SAW bersabda: “Sembuhkanlah orang-orang yang sakit di antara kalian dengan shadaqah.” (HR. Al-Dailami); Ketiga, Shadaqah itu sebagai penjaga harta dari kerusakan dan kebangkrutan. Nabi SAW bersabda: “Bentengilah harta-harta  kalian dengan (mengeluarkan) zakat. Dalam sebuah riwayat lain, dengan shadaqah.” (HR. Al-Dailami); Keempat, Shadaqah bisa meredakan dan  memadamkan murka Allah. Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya shadaqah itu memadamkan murka Allah dan menolak cara mati jelek (su’ul khotimah).” (HR. Tirmidzi); Kelima, Shadaqah bisa mempererat hubungan cinta persaudaraan antar sesamanya. Nabi SAW bersabda : “Shadaqah itu adalah hadiah, saling beri hadiahlah kalian, niscaya  kalian akan saling mencintai.” (HR. Baihaqi); Keenam, Shadaqah mampu melunakkan jiwa yang keras dan dapat membuat hati menjadi lapang. Dalam sebuah riwayat disebutkan : “Barangsiapa yang mendapati di dalam hatinya keras, maka hendaklah dengan menebarkan shadaqah”; dan Ketujuh, Shadaqah bisa menambah umur. Dalam sebuah riwayat disebutkan : “Shadaqah dapat menghilangkan bala’ dan menambah umur.”

Demikianlah nilai keutamaan bershadaqah. Dari sini keharmonisan hidup bersama dapat terjaga. Si kaya memberikan sebagian hartanya untuk membantu mereka yang hidupnya dalam keadaan fakir dan miskin. Rasulullah saw bersabda : "Kuatnya suatu masyarakat (bangsa) ditopang oleh 4 hal, yaitu keadilannya para umara, ilmunya para ulama dan kedermawannya para aghniya' (orang-orang kaya) serta doanya para fuqara' (Fakir miskin). Apalagi di bulan suci Ramadhan ini kita dianjurkan perbanyak shadaqah, karena kita tidak tahu shadaqah kita yang mana yang diterima oleh Allah SWT.

Ada yang menarik dari nilai keutamaan bershadaqah ini yaitu ungkapan para mayyit orang-orang yang sudah meninggal ingin dikembalikan ke dunia barang sebentar. Andai aku dihidupkan kembali oleh Allah SWT agar mereka dapat bersedekah. Ungkapan ini dikuatkan dengan dalil Al-Qur’an Q.S. Al-Munafiqun: 10 yang artinya: “wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda kematianku sedikit waktu lagi, maka aku akan dapat bersedekah”. Wallahu a'lam bis showab.

Pada sumber lain yang penulis ambil dari Al-Qur’an Surah Al-Balad ayat 11-14 yang artinya: “Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar. Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu ? yaitu melepaskan budak dari perbudakan atau memberi makan pada hari kelaparan”.

Dalam Tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari rahimahullah (224-310H) menerangkan bahwa memberi makan pada hari “dzi mas-ghabah”, maksudnya adalah pada masa kelaparan, ketika makanan menjadi langka, di masa semua kebutuhan terfokus pada makanan. Sedangkan Ibnul Jauzi rahanahullah berkata menyebutkan Perkataan Ibnu Qutaibah “mas-ghabah” artinya menderita kelaparan. Apalagi dalam situasi sekarang di masa pandemi, banyak orang kehilangan pekerjaannya, atau omset menurun bahkan nyaris bangkrut yang mana sangat dirasakan oleh masyarakat menengah ke bawah.

Oleh karena itu, begitu dahsyatnya keutamaan bershadaqah ini karena langsung memberikan manfaat yang sangat berharga bagi si lapar (orang yang menderita kelaparan). Wallahu a’lam bishsahawab.(Dina/skw)