Sore sekitar pukul 16.30 WIB Hari Jum`at 16 Desember 2016 di ruang tata usaha MAN IC Sambas hadir pejabat Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Barat untuk memberi pembinaan dalam rangkaian Pembinaan Peningkatan Profesionalisme Pendidik dan Tenaga Kependidikan di MAN Insan Cendekia Sambas.

Pejabat tersebut diantaranya adalah Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar, Drs.H.Syahrul Yadi,M.Si, Kabag Tata Usaha, Drs.H.Ridwansyah,M.Si, Kabid Pendidikan Madrasah, Drs.H.Syaripendi, Kasi PTK Bidang Pendmad, H.M.Agus Shofwan,S.Ag,M.Si, Kasi Sarana Prasarana Bidang Pendmad, Drs.H.Aminuddin serta Penyusun Bahan Siaran dan Pemberitaan Kanwil Kemenag Kalbar, Aris Sujarwono,MH.

Kedatangan tamu dari provinsi ini disambut langsung oleh Kepala MAN IC Sambas, Mursidin,M.Ag, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Sambas, Husban,S.Pd.I,M.Pd serta Kepala Kantor Kemenag Sambas, H.M.Asmar,S.Pd.I. Para pimpinan di lingkungan Kanwil dan Kemenag Sambas ini duduk bersama dalam sesi pembinaan dan peningkatan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan di MAN IC Sambas.

Pembukaan acara secara ceremonial sederhana, dilanjutkan laporan Kepala MAN IC Sambas Mursidin,M.Ag. dan dilanjutkan dengan dialog interaktif antara pejabat Pembina Kementerian Agama ditingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Salah satu pendidik di MAN IC Sambas, Sutardi,SS,M.Sc mengajukan permohonan agar memudahkan dalam mengisi jam belajar sesuai Aplikasi SIMPATIKA, sehingga syarat dalam pencairan tunjangan profesi bisa dengan mudah didapat. Dalam hal ini baik Ka.Kanwil Agama Provinsi Kalimantan Barat, Kabag TU dan Kabid Pendidikan Madrasah akan berusaha sebaik mungkin untuk bersama sama membuat segala kebijakan dan kemudahan baik bagi pendidik maupun tenaga kependidikan di MAN IC Sambas.

Dalam pernyataannya, Ka.Kanwil Kemenag Prov.Kalbar Drs.H.Syahrul Yadi,M.Si menyatakan bahwa MAN IC Sambas adalah program unggulan di Indonesia yang diusung Kementerian Agama. Sehingga apapun yang terjadi menjadi prioritas di Kemenag Republik Indonesia. Selain itu juga Syahrul Yadi juga menjuluki bahwa pendidik dan tenaga kependidikan di MAN IC setara dengan Assabiqul Awwalun yang merupakan generasi pertama dalam mendirikan agama Islam.

Para pendidik dan Tenaga Kependidikan di MAN IC Sambas ini, menjadi Assabiqul Awwalun sehingga pahalanya akan terus mengalir nanti sampai akhir zaman, ujar Syahrul Yadi. Motivasi dan pembinaan ini merupakan sebuah stimulus bahwa MAN IC merupakan kebanggaan nantinya seluruh element di Kalimantan Barat, khususnya Sambas. Berbagai program nanti akan berpuncak di MAN IC Sambas beberapa tahun mendatang dirangkai dengan keluarkan izin Menpan RB atas status MAN IC Sambas sebagai sebuah satuan kerja di Kemenag Kalbar papar Syahrul Yadi.

Usai memberi pembinaan dan motivasi,para pejabat di Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Barat tersebut foto bersama dengan Pendidik dan Tenaga Kependidikan MAN IC Sambas foto bersama sebelum kembali beristirahat di Hotel. ( AS )