Mempawah. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah mengambil beberapa langkah dalam mengantisipasi penyebaran virus corona disease (COVID-19). Salah satu dari beberapa langkah yang diambil agar virus tersebut tidak menyebar serta tetap menjalankan pelayanan publik ialah dengan pelayanan tidak tatap muka atau menjaga jarak (social distancing).

Menjaga jarak merupakan salah satu langkah meminimalisir penyebaran virus corona yang tidak tampak kasat mata karena bentuknya mikroorganisme dan bisa datang dari penderita maupun angin karena hubungan kontak langsung dengan cara bersentuhan.

Oleh karena itu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah mengambil langkah membuat pelayanan yang tidak langsung bertatap muka dalam kurung waktu sementara dan sudah dimulai sejak senin 23 Maret 2020. Pelayanan tersebut berupa persediaan kotak berkas dari semua seksi pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten mempawah.

Apabila ada masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan, maka dipersilakan untuk mencuci tangan terlebih dahulu ditempat yang sudah disediakan dan setelah itu baru dilanjutkan dengan penyerahan berkas ditempat yang tersedia.

Tujuan berkas ditempatkan pada tempat yang tersedia ialah untuk meminimalisir tersebarnya virus, karena virus yang dimaksudkan hanya akan bertahan selama tiga sampai empat jam dibenda kertas maupun plastik.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah Ishak, S.Pd.I mengatakan langkah ini merupakan salah satu dari beberapa langkah yang diambil karena wilayah ini dalam keadaan kejadian luar biasa (KLB). Pelayanan publik berjalan dengan lancar, dengan tetap memprioritaskan keselamatan, kesehatan dengan cara jaga jarak “social distancing”. (Siradj_Mpw)