Samalantan, Bengkayang_ Pada Senin (18/01/2021) Kepala KUA Samalantan Mori Moriansyah, S.Pd.I, Staf  dan Penyuluh Agama Islam Non PNS  Kec. Samalantan dan Kec. Lembah Bawang mengadakan Agenda Pembinaan pada awal tahun dengan agenda Evaluasi dan Program kerja 2021.  Kegiatan tersebut dimulai pukul 10:15 Wib dan bertempat di Aula KUA Samalantan.

Pada kesempatan kali ini Mori mengatakan bahwa program kerja harus dipetakan sejak awal agar pekerjaan lebih berkualitas serta efektif mengingat luas wilayah tugas KUA Samalantan mencakup 2 Kecamatan dengan jumlah 15 Desa, 7 desa di Kec. Samalantan dan 8 desa di kec. Lembah Bawang. Dengan jumlah  Penyuluh Agama Islam Non PNS yang bertugas 12 orang yang terdiri dari 8 orang di Kec. Samalantan yaitu Nasir Japar, Shobirin Sami'un, Sawaji, S.S.T.Ars, Ari Kuntadi, Tri Rahayu, Musfirun, Sugiyanto, Supriyono, dan 4 orang di Kec. Lembah Bawang Rosidin Nuryadin, Rini, Sukidah dan Sumadi, S.EI .

Hasil yang diperoleh dari rapat  evaluasi tersebut antara lain mensinergikan program antara Kepala KUA, Penyuluh Non PNS, Bimas Islam serta pejabat lain setingkat Kecamatan maupun desa,  dengan rincian penjadwalan silaturahmi penyuluhan dari masjid ke masjid, Majelis ke majelis, safari Jum'at, pembinaan remaja masjid, pembinaan muallaf, memaksimalkan piket KUA, menjalin kerjasama yang terencana dan terukur dengan pihak keamanan, kesehatan, pejabat pemerintah terkait ,organisasi keagamaan BKMT, PHBI, LPTQ, ormas yang ada di wilayah Kec. Samalantan, Lembah Bawang dan  mendisiplinkan laporan kegiatan penyuluh.

Sebelum mengakhir pembinaan dan evaluasi Mori menyampaikan " Saya mengapresiasi Penyuluh yang selama ini  sudah aktif dan kompak dalam menjalankan tugas dan fungsinya saya berharap penyuluh juga dapat membantu program KUA seperti layanan nikah rujuk, bimbingan perkawinan, pembinaan keluarga sakinah, penyuluhan Zakat Wakaf, pembinaan Kemasjidan, Umroh Haji, produk halal dan pembinaan kerukunan umat beragama” Demikian harap Mori.

Mori Moriansyah menambahkan agar kiranya penyuluh sebelum menjalankan tugas dilapangan tetap harus berkoordinasi dengan pihak desa setempat serta tetap mengikuti protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak. (Kontributor Sawaji)